Selebrita
Sudah Tabayyun dengan Ustaz, Aldi Taher Bakal Tetap Pakai Jargon 'Semua Milik Allah', Takut Takabur
Aldi Taher sudah tabayyun dengan ustaz yang menegurnya soal jargon 'semua milik Allah'. Ia bakal tetap menggaungkan jargon itu.
Editor: Febriana Nur Insani
Ringkasan Berita:
- Aldi Taher kena tegur seorang ustaz imbas menggunakan jargon 'semua milik Allah'
- Aldi Taher akhirnya bertabayyun dengan ustaz yang menegurnya
- Aldi Taher bakal tetap menggunakan jargon 'semua milik Allah'
TRIBUNSTYLE.COM - Aldi Taher seakan memiliki daya determinasi tanpa batas untuk terus menancapkan eksistensinya di panggung hiburan Tanah Air melalui berbagai manuver.
Mantan suami Dewi Perssik ini secara konsisten menciptakan gebrakan unik yang kerap mengundang kontroversi.
Mulai dari merilis lagu-lagu instan bertema figur publik yang tengah viral hingga inisiatif nyeleneh seperti menginisiasi grup komunikasi digital bersama deretan mantan istrinya.
Tak berhenti di ranah hiburan, ia kini merambah dunia bisnis dengan meluncurkan Aldi's Burger.
Bisnis kuliner tersebut berlokasi strategis di Jalan Cempaka Putih Timur 12 No. 8A, Jakarta Pusat.
Aldi pun kerap mempromosikan burgernya ke media sosial dengan cara yang unik hingga mencuri perhatian.
Di sisi lain, Aldi Taher juga identik dengan retorika ikonik, salah satunya adalah jargon "semua milik Allah" yang belakangan ini viral.
Bahkan, jargon tersebut sampai mengundang perhatian seorang ustaz yang memberikan teguran.
Menanggapi sentilan dari seorang ustaz terkait jargon tersebut, Aldi dengan sigap mengonfirmasi bahwa dirinya telah melakukan proses tabayyun.
Lantas, akankah Aldi Taher tetap menggunakan jargon 'semua milik Allah'?
Baca juga: Reaksi Kocak Aldi Taher Soal Tetangga Siram Air ke Antrean Aldis Burger, Anggap Wahana: Kayak Dufan
Klarifiasi Aldi Taher
Jargon "Semua Milik Allah" yang belakangan viral usai digaungkan Aldi Taher di berbagai kesempatan ternyata sempat mendapat sorotan dan teguran dari salah satu ustaz.
Menanggapi hal tersebut, Aldi Taher justru memberikan jawaban yang sangat rendah hati dan mengaku telah melakukan tabayun (klarifikasi) dengan pemuka agama tersebut.
Ditemui di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4/2026), Aldi menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tidak berniat buruk dengan jargon tersebut.
Baginya, kalimat itu adalah pengingat diri agar tidak terjerumus dalam sifat sombong.
Aldi Taher menegaskan bahwa komunikasinya dengan sang ustaz berjalan dengan sangat baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ALDI-TAHER-DITEGUR-USTAZ.jpg)