Breaking News:

Selebrita

Bigmo dan Resbob Resmi Jadi Tersangka, Azizah Salsha Sudah Memaafkan, Tapi Tetap Ingin Penjarakan

Bagi Azizah, proses hukum ini adalah harga mati demi membuktikan kebenaran dan mengakhiri fitnah yang selama ini beredar.

YouTube TribunBanten
Bagi Azizah, proses hukum ini adalah harga mati demi membuktikan kebenaran dan mengakhiri fitnah yang selama ini beredar. 

Ringkasan Berita:
  • Meski secara pribadi telah memaafkan dua YouTuber, Bigmo dan Resbob, perempuan yang akrab disapa Zize itu tetap memilih melanjutkan proses hukum hingga selesai.
  • Langkah itu dilakukan Azizah Salsha untuk menjaga kehormatan keluarga sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.
  • Bagi Azizah, proses hukum ini adalah harga mati demi membuktikan kebenaran dan mengakhiri fitnah yang selama ini beredar.

 

TRIBUNSTYLE.COM - Azizah Salsha menunjukkan sikap tegas terkait kasus dugaan pencemaran nama baik yang menyeret namanya.

Meski secara pribadi telah memaafkan dua YouTuber, Bigmo dan Resbob, perempuan yang akrab disapa Zize itu tetap memilih melanjutkan proses hukum hingga selesai.

Keputusan tersebut diambil setelah dua kali upaya mediasi yang dilakukan tidak mencapai kesepakatan atau berakhir deadlock.

Saat ini, Bigmo dan Resbob pun telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Alasan di Balik Sikap Tegas Zize

Meski secara pribadi telah memaafkan dua YouTuber, Bigmo dan Resbob, perempuan yang akrab disapa Zize itu tetap memilih melanjutkan proses hukum hingga selesai.
Meski secara pribadi telah memaafkan dua YouTuber, Bigmo dan Resbob, perempuan yang akrab disapa Zize itu tetap memilih melanjutkan proses hukum hingga selesai. (Instagram)

Baca juga: Azizah Salsha Menangis Peluk Erat Mantan Ibu Mertua, Sikap Pratama Arhan Tampak Cuek: Jaga Jarak

Kuasa hukum Azizah Salsha, Anandya Dipo Pratama menegaskan bahwa langkah yang diambil kliennya bukan didasari keinginan untuk membalas dendam. 

Menurutnya, ada tujuan yang lebih besar di balik keputusan tersebut, yakni menjaga kehormatan keluarga sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Azizah sendiri sudah memaafkan, akan tetapi Azizah ingin memberikan efek jera bagi seluruh rakyat Indonesia agar mengetahui bahwa hal-hal seperti ini jangan sampai terulang kembali," ujar Anandya di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026).

Menurut Anandya, konten yang disebarkan oleh kedua tersangka telah memberikan dampak buruk yang sangat luas bagi keluarga besar Azizah.

Oleh karena itu, Azizah ingin kasus ini menjadi pengingat bagi netizen dan kreator konten lainnya untuk selalu "tabayyun" atau melakukan verifikasi sebelum melontarkan pernyataan di ruang digital.

"Ini sebagai efek jera agar ke depan bersosialisasi dengan bijak dalam sosial media. Jangan sembarang berkata, bertabayyun dulu kepada orangnya sebelum mengetahui kebenarannya," tegasnya.

 

Mediasi Gagal Dua Kali

Ketegasan mantan istri Pratama Arhan untuk memenjarakan kedua tersangka diperkuat dengan fakta gagalnya upaya perdamaian.

Anandya menyebutkan bahwa pihaknya sudah mengikuti prosedur mediasi di tahap penyelidikan maupun penyidikan, namun tidak ada titik temu yang memuaskan kedua belah pihak.

"Dua mediasi tersebut deadlock, tidak bisa mendapatkan hasil yang lebih baik untuk damai. Untuk secara memaafkan sudah, tapi aturan hukum tetap ingin dijalankan," imbuhnya.

Saat ini, kedua tersangka, Muhammad Janna Kusnul Khuluq (Bigmo) dan Muhammad Adhimas Firdaus (Resbob), harus bersiap menghadapi konsekuensi hukum.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Tags:
Azizah Salshapencemaran nama baikPratama Arhan
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved