Breaking News:

Selebrita

Jalani Ramadan di Amerika, Terry Putri Rela Tempuh 70 KM Demi Tarawih, Susah Cari Makanan Halal

Cerita Terry Putri harus menempuh 70 km demi salat tarawih di Amerika Serikat. Ia bahkan menahan lapar 20 jam karena sulit mencari makanan halal.

Editor: Putri Asti
Instagram @terryputri
Cerita Terry Putri harus menempuh 70 km demi salat tarawih di Amerika Serikat. Ia bahkan menahan lapar 20 jam karena sulit mencari makanan halal. 

Ringkasan Berita:
  • Artis Terry Putri mengaku merasakan ujian batin luar biasa saat harus menunaikan ibadah puasa di Amerika Serikat.
  • Jika di Indonesia masjid bisa ditemukan di setiap tikungan jalan, di wilayah tempat tinggal Terry di Amerika, keberadaan masjid adalah barang langka.
  • Ia bahkan harus menempuh 70 km demi salat tarawih berjamaah.

 

TRIBUNSTYLE.COM - Menjalani Ramadan jauh dari kampung halaman bukan perkara mudah bagi Terry Putri

Presenter yang dikenal ceria ini mengaku merasakan ujian batin luar biasa saat harus menunaikan ibadah puasa di Amerika Serikat

Suasana yang sangat berbeda dari Indonesia membuatnya benar-benar merasakan arti menjadi minoritas.

Di Tanah Air, Terry terbiasa dimanjakan dengan lantunan adzan yang menggema dari berbagai penjuru serta pilihan makanan halal yang melimpah. 

Namun di Negeri Paman Sam, suasana itu nyaris tak ia rasakan.

Cerita perjuangan Terry Putri jalani ramadan di Amerika Serikat.
Cerita perjuangan Terry Putri jalani ramadan di Amerika Serikat. (TribunJatim.com)

Adapun salah satu perbedaan paling mencolok yang dirasakan Terry adalah sulitnya akses ke rumah ibadah. 

Jika di Indonesia masjid bisa ditemukan di setiap tikungan jalan, di wilayah tempat tinggal Terry di Amerika, keberadaan masjid adalah barang langka.

"Kalau mau tarawih aja mesti antar kota, karena kan 1 state (negara bagian) itu cuman ada 1 masjid," kata Terry Putri saat ditemui di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, belum lama ini.

Baca juga: 5 Cerita Terry Putri Tabungan Hasil Kerja 20 Tahun Dibobol Maling, Coba Sadar Diri: Ini Cara Allah

"Jadi kalau mau tarawih saja mesti sekitar berapa puluh miles itu, 60 km sampai 70 km. Itu bensin masalah bolak-balik tapi kita mau ibadah ya," lanjutnya.

Uniknya, meski jauh, pelaksanaan salat Tarawih di sana terbilang khusyuk dengan bacaan ayat yang panjang.

"Di sana 1 juz per hari tarawihnya, yang imam orang Iran," tutur wanita 46 tahun itu.

Selain jarak, durasi puasa juga menjadi ujian fisik yang berat, terutama saat Ramadan jatuh di musim panas. 

Terry menuturkan bahwa durasi puasa di Amerika bergantung pada musim. 

Hal ini berbeda jauh dengan Indonesia yang waktu puasanya relatif stabil sekitar 13 jam sepanjang tahun.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Tags:
Terry PutriAmerika SerikathalaltarawihRamadan
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved