Jeritan Warga Bogor soal Mati Lampu Berhari-hari, Protes ke PLN Blackout dari Sore hingga Malam
Warga Bogor mengeluhkan pemadaman listrik yang telah berlangsung selama beberapa hari.
Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
Ringkasan Berita:
- Warga Kota dan Kabupaten Bogor mengeluhkan pemadaman listrik bergilir tanpa pemberitahuan dari PLN.
- Salah seorang warga Ciapus melaporkan aliran listrik di wilayahnya kerap terputus sejak sore hari dan baru kembali menyala menjelang larut malam.
- Masyarakat menyayangkan minimnya sosialisasi dari PLN terkait gangguan pasokan daya yang mengganggu aktivitas harian tersebut.
TRIBUNSTYLE.COM - Warga di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor kompak mengeluhkan pemadaman listrik yang melanda daerah mereka selama dua hari terakhir.
Tak main-main, gangguan pasokan menyetrum ini bahkan terus berlangsung hingga larut malam.
Isu mengenai "Bogor blackout" selama dua hari berturut-turut ini pun langsung mencuat dan memicu keresahan masyarakat.
Pantauan di media sosial, gelombang protes dan keluhan warganet terkait padamnya aliran listrik di Bogor ini ramai menjadi perbincangan hangat, salah satunya di platform Threads.
Usut punya usut, pemadaman listrik di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor tersebut ternyata terjadi secara bergantian dari pagi hingga malam hari.
Durasi padamnya pun terbilang cukup lama. Di beberapa titik, ada warga yang melaporkan bahwa listrik di rumah mereka baru kembali menyala pada pukul 20.30 WIB, padahal aliran daya sudah terputus sejak sore hari pukul 17.00 WIB.
Baca juga: Kasus Bocah Tewas Diterkam Anjing di Bogor, Pemilik Resmi Jadi Tersangka, Terancam 5 Tahun Penjara
Keluhan ini salah satunya datang dari Faizah Amatulloh, seorang warga Ciapus, Kabupaten Bogor.
Ia menceritakan bahwa pemadaman listrik di kediamannya sudah berlangsung selama dua hari berturut-turut.
Pada Selasa (10/6/2026), aliran listrik di rumah Faizah mendadak terputus sejak sore hari.
Menurut penuturannya, pasokan daya baru kembali normal dan menyala pada malam hari sekitar pukul 20.30 WIB.
Kemudian pada Rabu (10/6/2025) listrik di rumahnya kembali padam pada siang hari pukul 13.00 WIB.
Bahkan hingga sore hari pukul 17.35 WIB, ia mengungkapkan kondisi di rumahnya masih gelap gulita lantaran aliran listrik belum juga normal.
Faizah menyayangkan sikap PLN yang terkesan mendadak dan tidak memberikan pemberitahuan terlebih dahulu kepada masyarakat sebelum melakukan pemadaman.
"Kemarin mati lampu dari jam 5 an sampai 20.30 an, sekarang dari jam 1 sampak magrib belum nyala kalo tau persiapan isi powerbank, gak ada inpo apapun," tulisnya di Threads.
Sumber: Tribun Bogor
| Di Balik Video Viral Orangtua Siswa Marah Soal SPMB, Gubernur Jabar Ungkap Akar Masalahnya |
|
|---|
| Kuliner Malam di Klaten: Bakmi Jowo Pak Bagong, Sudah Di-review Bupati Hamenang, Pakai Telur Bebek |
|
|---|
| Dapur Dadakan di Tengah Demo! Kala Emak-Emak Bandung Masak di Jalan Demi Perjuangkan Sekolah Anak |
|
|---|
| Besok! 1.500 Mahasiswa UI Siap Kepung Bundaran HI Jakarta, Ini 5 Tuntutan Utamanya |
|
|---|
| Catat Waktunya! Hari Lingkungan Hidup, Monas dan Bundaran HI Bakal Mati Lampu 60 Menit pada 13 Juni |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Warga-Bogor-mengeluhkan-pemadaman-listrik.jpg)