berita viral
Panas! Sentil Jabatan 3 Bulan Dino Patti Djalal, Teddy Kini Balas Netizen Lewat Prestasi Militer
Usai rekam jejaknya dibanding-bandingkan dengan Dino oleh netizen, Teddy kini memilih cara tersendiri untuk menunjukkan taringnya di dunia militer.
Editor: Sinta Darmastri
Ringkasan Berita:
- Usai rekam jejaknya dibanding-bandingkan dengan Dino oleh netizen, Teddy kini memilih cara tersendiri untuk menunjukkan taringnya di dunia militer
- Ketegangan ini bermula ketika Teddy merespons kritik yang dilayangkan Dino kepada Presiden Prabowo
- Banyak yang menilai respons sang Seskab terkesan merendahkan figur seorang Dino Patti Djalal
TRIBUNSTYLE.COM - Perseteruan terselubung di ruang publik antara Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya dan diplomat senior Dino Patti Djalal tampaknya memasuki babak baru. Usai rekam jejaknya dibanding-bandingkan oleh netizen, Teddy kini memilih cara tersendiri untuk menunjukkan taringnya di dunia militer.
Ketegangan ini bermula ketika Teddy merespons kritik yang dilayangkan Dino kepada Presiden Prabowo. Namun, alih-alih meredam suasana, klarifikasi Teddy justru memicu polemik baru. Ia secara gamblang menyentil masa jabatan Dino sebagai Wakil Menteri Luar Negeri yang dinilainya singkat, yakni hanya bertahan selama tiga bulan.
Langkah Teddy tersebut seketika memantik reaksi negatif dari publik. Banyak yang menilai respons sang Seskab terkesan merendahkan figur seorang Dino Patti Djalal. Sentimen ini kian membesar mengingat Dino bukanlah orang baru di dunia diplomasi. Ia sudah mendedikasikan dirinya di Kementerian Luar Negeri sejak tahun 1987\ sebuah era di mana Teddy Indra Wijaya bahkan belum lahir ke dunia.
Rekam Jejak Emas Dino Patti Djalal yang Bikin Publik Bergerak
Gerah dengan pernyataan Teddy, netizen pun beramai-ramai membongkar kembali portofolio mentereng milik Dino Patti Djalal. Melansir data dari stekom.ac.id, darah diplomat rupanya sudah mengalir kuat di tubuh Dino. Ia lahir dari pasangan Hasyim Djalal dan Jurni, di mana sang ayah dikenal luas sebagai salah satu diplomat paling berpengaruh yang pernah dimiliki Indonesia.
Tumbuh besar di lingkungan keluarga diplomat asal Ampek Angkek, Agam, Sumatra Barat, membuat masa kecil Dino dihabiskan dengan berpindah-pindah negara. Mulai dari Jakarta, Yugoslavia, Guinea, Singapura, Washington DC, New York, Ottawa, hingga Vancouver telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.
Pondasi pendidikannya pun tidak sembarangan. Setelah sempat mengenyam pendidikan di SD Muhammadiyah dan SMP Al-Azhar, Dino melanjutkan masa SMA-nya di McLean, Virginia, Amerika Serikat. Ia kemudian meraih gelar Sarjana Ilmu Politik dari Universitas Carleton di Ottawa, Kanada, dilanjutkan dengan gelar Magister dari Universitas Simon Fraser di Vancouver. Puncaknya, Dino sukses menggondol gelar Doktor di bidang Hubungan Internasional dari kampus elite dunia, London School of Economics and Political Science (LSE) di Inggris.
Karier profesionalnya di Kementerian Luar Negeri RI dimulai pada 1987. Dino tercatat pernah ditempatkan di berbagai pos strategis luar negeri seperti London, Dili, dan Washington DC. Puncak pengakuan atas jam terbangnya terjadi pada tahun 2014, saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mempercayainya untuk mengemban amanah sebagai Wakil Menteri Luar Negeri.
Baca juga: Presiden Prabowo Sering ke Luar Negeri, Teddy: Kelebihan Biaya Ditanggung Kantong Pribadi Presiden
'Jawaban' Teddy Lewat Prestasi di Seskoad
Di tengah derasnya gelombang kritik dari masyarakat, Teddy terpantau mengunggah sebuah video melalui akun Instagram pribadinya, @teddy_hq. Unggahan tersebut seolah menjadi jawaban sunyi sekaligus pembuktian bahwa dirinya juga memiliki kapasitas yang tidak bisa dipandang sebelah mata di jalurnya sendiri.
Dalam video tersebut, Teddy membagikan momen saat dirinya menerima penghargaan prestisius sebagai Perwira siswa dengan tugas penulisan Kertas Karya Perorangan (Taskap) terbaik pertama, menyisihkan 279 perwira siswa lainnya. Penghargaan berupa piala, medali, dan piagam tersebut diserahkan langsung oleh KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Keterangan dalam unggahan tersebut berbunyi:
"Pasis Teddy Indra Wijaya berhasil meraih prestasi sebagai Perwira siswa dengan tugas penulisan Taskap (Kertas Karya Perorangan) terbaik pertama dari 279 perwira siswa termasuk 11 siswa dari mancanegara, pada upacara penutupan Dikreg ke - 67 Seskoad, Rabu 3 Juni 2026. KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menutup langsung Dikreg Seskoad sekaligus memberi arahan kepada para lulusan. Sebagai peraih Taskap terbaik, Seskab Teddy diminta kembali memaparkan hasil tulisannya kepada KSAD dan seluruh tamu serta peserta acara. Sementara itu Pasis Denny Sofyan berhasil meraih prestasi sebagai Virajaty (Siswa dengan nilai akumulasi terbaik) secara keseluruhan," tulis postingan tersebut.
Baca juga: Lebaran di Paris, Momen Hangat Presiden Prabowo Jalani Shalat Idul Adha Didampingi Seskab Teddy
Reaksi Netizen: Antara Apresiasi dan Sindiran
Meski mengunggah sebuah pencapaian yang membanggakan di bidang militer, kolom komentar media sosial Teddy tetap tidak luput dari sorotan tajam netizen yang mengaitkannya dengan perselisihan sebelumnya.
Beberapa netizen menganggap unggahan ini merupakan bentuk pembuktian ego karena tidak menerima dibanding-bandingkan dengan tokoh senior.
"Cie lagi tunjukin kalo diri nya juga hebat ya di banding pak dino.. pembuktian bgd sih, ga terima nih ceritanya di ayam2in sama netizen," tulis akun @vincentius.erwin.
Bahkan, ada pula komentar yang bernada skeptis terhadap penghargaan tersebut.
"Penghargaan karbitan," kata @arindramahardika.
Hingga saat ini, dinamika opini publik mengenai perbandingan rekam jejak antara pejabat muda kabinet dan mantan diplomat senior ini masih terus menjadi buah bibir yang hangat di berbagai platform digital.
(TribunStyle.com/Diolah dari artikel di TribunBogor.com)
Sumber: TribunStyle.com
| Ketegasan Prabowo di Balik Rompi Pink Dadan Cs, Pertemuan Rahasia dengan Lembaga Pengawas Keuangan |
|
|---|
| Dulu Tantang Sumpah di Atas 30 Al-Qur'an, Sony Sonjaya Kini Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG |
|
|---|
| Rupiah Tembus Rp18.000, Istana Buka Suara soal Isu Purbaya Mundur dan Reshuffle Kabinet: Enggak Ada! |
|
|---|
| Kapan Nanik S Deyang Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN? Mensesneg: Kami Agendakan di Minggu Depan |
|
|---|
| 'Sangat Strict, Tegas, dan Disiplin Jalankan SOP', Alasan Nanik S Deyang Dipilih Prabowo Pimpin BGN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/tedd-oh-tedd.jpg)