berita viral
Kurban Rp100 Miliar Prabowo Disorot, Imam Besar Istiqlal: Intinya Tak Boleh Ada yang Kelaparan
Menag Nasaruddin Umar, angkat bicara mengenai perbincangan hangat di tengah masyarakat terkait anggaran kurban Presiden Prabowo yang mencapai Rp100 M.
Editor: Sinta Darmastri
Ringkasan Berita:
- Menag Nasaruddin Umar, angkat bicara mengenai perbincangan hangat di tengah masyarakat terkait anggaran kurban Presiden Prabowo yang mencapai Rp100 M
- Nasaruddin menilai, langkah kepala negara menyebarkan hewan kurban ke berbagai wilayah bukanlah suatu persoalan
- Menag juga memberikan catatan penting bahwa berkah dari hewan kurban ini sifatnya universal
TRIBUNSTYLE.COM - Imam Besar Masjid Istiqlal yang juga menjabat sebagai Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, akhirnya angkat bicara mengenai perbincangan hangat di tengah masyarakat terkait anggaran kurban Presiden RI Prabowo Subianto yang menyentuh angka Rp100 miliar untuk menyediakan 1.098 ekor sapi.
Nasaruddin menilai, langkah kepala negara menyebarkan hewan kurban ke berbagai wilayah bukanlah suatu persoalan. Ia memandang esensi Idul Adha memiliki napas yang sama dengan Idul Fitri, yakni memastikan kesejahteraan pangan masyarakat di hari kemenangan.
"Kalau Bapak Presiden mau memberikan ke tempat lain itu enggak ada masalah ya. Kita tujuannya Idul Kurban itu sama dengan Idul Fitri, kata Rasulullah SAW tidak boleh ada orang yang kelaparan, tidak makan, pada hari raya," ujar Nasaruddin, di Masjid Istiqlal, Kamis.
Lebih lanjut, Nasaruddin menjelaskan bahwa jika Idul Fitri identik dengan zakat fitrah untuk memenuhi kebutuhan pokok, maka Idul Adha hadir sebagai pemenuh kebutuhan nutrisi masyarakat melalui pembagian daging kurban.
"Untuk Idul Adha pasangannya adalah protein hewani. Diharapkan pada bulan-bulan kurban ini tidak ada orang yang tidak mengonsumsi daging," ujar dia.
Menag juga memberikan catatan penting bahwa berkah dari hewan kurban ini sifatnya universal. Distribusinya tidak terbatas hanya untuk umat Muslim, melainkan menyasar siapa saja yang memang berada dalam kondisi kekurangan pangan.
"Yang siapapun membutuhkan, itu ada hadis nabi, ada seorang perempuan yahudi kelaparan pada hari itu kata Rasulullah tidak boleh ada yang kelaparan. Apapun agamanya, ambillah," kata dia.
Baca juga: RI-1 Masih di Prancis, Menag Berharap Prabowo Bisa Shalat Idul Adha di Istiqlal: Semoga Sudah Pulang
Penjelasan Pihak Istana Mengenai Alokasi Anggaran
Di sisi lain, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro memberikan klarifikasi mengenai sumber pendanaan program ini. Juri meluruskan bahwa ratusan miliar anggaran tersebut berasal dari program Bantuan Kemasyarakatan Presiden (Banpres), sebuah program sosial kemendagri yang memang rutin berjalan dari tahun ke tahun di setiap era pemerintahan.
Melalui bantuan ini, pemerintah ingin memastikan agar seluruh lapisan masyarakat, khususnya yang kurang mampu, dapat merasakan kebahagiaan hari raya secara merata.
"Maksud dari sapi kurban dari Presiden adalah bantuan pemerintah kepada masyarakat. Tujuannya agar warga yang membutuhkan dapat merayakan Idul Adha dengan menyembelih hewan kurban bersama," ujar Juri, dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).
Juri menambahkan, pemanfaatan dana Banpres untuk pengadaan hewan kurban merupakan prosedur yang sah dan lazim dilakukan oleh presiden-presiden terdahulu, sehingga tidak perlu disalahartikan.
Ia dengan tegas membantah tudingan bahwa pengadaan ini ditujukan untuk pencitraan atau kepentingan personal Prabowo Subianto. Seluruh hewan kurban murni dialokasikan bagi warga di berbagai pelosok daerah.
Terkait ibadah personal, Juri mengungkapkan bahwa Prabowo Subianto tetap menunaikan kurban atas nama pribadinya sendiri. Untuk keperluan tersebut, Presiden menggunakan dana dari kantong pribadinya, yang kemudian disembelih dan didistribusikan langsung kepada masyarakat luas.
(TribunStyle.com/Diolah dari artikel di Kompas.com)
Sumber: TribunStyle.com
| Tetap Tenang Saat Sapi 753 Kg Mengamuk, Aksi Bupati Edi Endi Amankan Hewan Kurban jadi Sorotan |
|
|---|
| Kronologi Sapi Kurban di Bandung Ngamuk Seruduk Warga hingga Ditembak, Diduga Stres Turun dari Truk |
|
|---|
| Sapi Kurban Mengamuk di Banjarmasin, Seorang Warga Kampung Arab Tewas Terseret hingga 50 Meter |
|
|---|
| Berkah Idul Adha, ASN Sumsel Sukses Salurkan 148 Sapi Kurban, Gubernur: Bukan dari Anggaran Daerah |
|
|---|
| LPDP Buka Suara Terkait Dugaan Manipulasi Riset Internasional oleh Alumni: Akan Melakukan Penelaahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Menag-soal-idul-adha.jpg)