Breaking News:

berita viral

Membongkar Modus Kepsek SMK di Tangsel yang Diduga Lakukan Child Grooming, Target Siswi Fatherless

Tudingan dugaan tindakan child grooming yang mengarah pada sang kepala sekolah berinisial AMA, kini pihak yayasan ambil langkah cepat.

Tayang:
Editor: Sinta Darmastri
TribunLampung.com
CHILD GROOMING DI TANGSEL - Tudingan dugaan tindakan child grooming yang mengarah pada sang kepala sekolah berinisial AMA, kini pihak yayasan ambil langkah cepat. (Ilustrasi) 

Ringkasan Berita:
  • Tudingan dugaan tindakan child grooming yang mengarah pada sang kepala sekolah berinisial AMA, kini pihak yayasan ambil langkah cepat
  • Pihak yayasan secara resmi menyatakan telah memutus semua bentuk hubungan kerja dengan AMA
  • Yayasan juga menyampaikan klasifikasi sekaligus permohonan maaf yang mendalam kepada publik, khususnya para wali murid

 

TRIBUNSTYLE.COM - Dunia pendidikan di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, mendadak diguncang isu tak sedap. Menyusul ramainya tudingan dugaan tindakan child grooming yang mengarah pada sang kepala sekolah berinisial AMA, pihak yayasan sekolah kejuruan tersebut langsung mengambil langkah drastis demi menyelamatkan reputasi institusi.

Pihak yayasan secara resmi menyatakan telah memutus semua bentuk hubungan kerja dengan AMA. Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk memastikan lingkungan belajar tetap steril dari tindakan yang melanggar moral.

"Sebagai bentuk tanggung jawab institusi dalam menjaga nilai-nilai pendidikan, etika, serta integritas lingkungan sekolah, per hari ini Yayasan secara resmi menetapkan bahwa yang bersangkutan tidak lagi terafiliasi dengan sekolah secara permanen," bunyi pernyataan resmi pihak yayasan yang dirilis melalui akun Instagram mereka pada Sabtu (16/5/2026).

Melalui penjelasan tertulis tersebut, manajemen yayasan juga menyampaikan klasifikasi sekaligus permohonan maaf yang mendalam kepada publik, khususnya para wali murid, atas kegaduhan yang terjadi belakangan ini.

"Pertama, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh orang tua siswa, siswa-siswi, serta masyarakat luas atas ketidaknyamanan dan perhatian publik yang muncul dalam beberapa waktu terakhir," bunyi keterangan tersebut.

Mereka pun berjanji akan memperketat pengawasan ke dalam agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.

"Yayasan berkomitmen untuk terus menjaga lingkungan belajar yang aman, profesional, dan kondusif bagi seluruh keluarga besar sekolah," lanjut pernyataan itu.

Sebagai informasi, istilah child grooming merujuk pada taktik manipulasi psikologis yang kerap dilancarkan oleh orang dewasa terhadap anak-anak atau remaja. Pola ini dilakukan secara bertahap guna membangun ikatan emosional dan rasa percaya yang semu, di mana ujung-ujungnya bertujuan untuk mempermudah eksploitasi, pelecehan seksual, maupun tindakan kriminal lainnya.

Baca juga: Diduga Lakukan Child Grooming, Rian DMasiv Ajak Korban Ketemuan Jam 3 Pagi, Minta Nginap Bersama

Versi AMA: Klaim Mundur Sendiri dan Anggap Berita Hoaks

Di sisi lain, AMA memberikan pernyataan yang sedikit berbeda dari lini masa pemecatannya. Lewat sebuah unggahan video di akun Instagram @tangerangonline, AMA mengklaim bahwa dirinyalah yang berinisiatif meletakkan jabatan sejak Jumat (15/5/2026).

"Di saat ini juga saya menegaskan, saya mengundurkan diri dari sekolah," ucapnya dalam video tersebut.

Dalam rekaman video yang sama, AMA menuturkan bahwa dirinya sedang mengupayakan jalur kekeluargaan atau mediasi untuk meredam kasus dugaan manipulasi psikologis yang mengaitkan namanya ini.

"Yang mungkin nanti akan dikawal oleh teman-teman dari Polres Tangerang Selatan," ucap dia mengenai proses mediasi yang ia klaim tengah berjalan.

Lebih lanjut, AMA membantah keras seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia menilai kabar yang telanjur viral di jagat maya tersebut adalah informasi palsu.

"Mudah-mudahan berita hoaks ini segera berakhir dan nantinya akan bisa mereda dan akan kembali seperti sedia kala," tambahnya.

Baca juga: Setelah Kasus Aurelie, Muncul Wanita Ngaku Korban Child Grooming Rian DMasiv, Didekati Usia 12 Tahun

Targetkan Siswi Fatherless

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Tags:
Kepsek SMKChild Groomingsiswi
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved