Breaking News:

Nasib Pilu Brigardir Arya Intel Polda Lampung Gugur Ditembak Maling Motor, Begini Kronologinya

Anggota polisi Arya Supena, tewas setelah ditembak pelaku pencurian sepeda motor di Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026)

Tayang:
Istimewa | Youtube Tribun Lampung
INTEL DITEMBAK MALING - Anggota polisi Arya Supena, tewas setelah ditembak pelaku pencurian sepeda motor di Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Brigadir Arya Supena, anggota Intel Kamneg Polda Lampung, gugur tertembak dari jarak dekat oleh pencuri motor di Labuhan Ratu, Bandar Lampung.
  • Tragedi ini terjadi pada Sabtu (9/5/2026) pukul 05.30 WIB saat korban dalam perjalanan pulang usai menjalankan tugas piket kepolisian.

 

TRIBUNSTYLE.COM - Keamanan dan stabilitas sebuah negara mustahil terwujud tanpa dedikasi dari aparat kepolisian. 

Peran polisi jauh melampaui sekadar menangkap pelaku kriminal.

Institusi ini berdiri sebagai pilar utama yang menjaga ketertiban umum, melindungi hak-hak dasar setiap warga negara, hingga memastikan roda pembangunan nasional berjalan tanpa gangguan. 

Namun, di balik kewibawaan seragam tersebut, tersimpan risiko besar yang setiap saat bisa merenggut nyawa.

Tugas mulia ini kerap menuntut pengorbanan tertinggi di garis depan keamanan.

Nasib pilu baru saja menimpa Brigadir Arya Supena (32), seorang anggota kepolisian yang bertugas di Polda Lampung.

Baca juga: Sosok Kopral Rico Pramudia, Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Anak Masih Balita, Ini Sosok Sang Istri

Anggota kepolisian Polda Lampung, Brigadir Arya Supena (32), tewas ditembak maling motor, Sabtu (9/5/2026).
Anggota kepolisian Polda Lampung, Brigadir Arya Supena (32), tewas ditembak maling motor, Sabtu (9/5/2026). (Istimewa)

Nyawa sang brigadir melayang usai dirinya berupaya menegur seorang pencuri sepeda motor.

Pelaku melepaskan tembakan dari jarak dekat yang tepat mengenai tubuh Brigadir Arya.

Insiden berdarah tersebut pecah di kawasan Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, pada Sabtu (9/5/2026).

Korban, Brigadir Arya Supena, bukanlah anggota polisi biasa; ia adalah bagian dari unit elit Intelijen Keamanan Negara (Kamneg) Polda Lampung.

Dalam struktur kepolisian, satuan Intel merupakan 'mata dan telinga' organisasi yang bergerak dalam senyap.

Mereka memikul tanggung jawab besar untuk mengumpulkan, mengolah, hingga menyajikan informasi krusial demi mendeteksi setiap potensi ancaman sebelum menjadi nyata.

Berbeda dengan polisi pada umumnya, personel Intel sering kali beroperasi tanpa seragam atau melakukan penyamaran (undercover). 

Namun, di Labuhan Ratu, upaya menjaga keamanan tersebut harus dibayar mahal dengan gugurnya sang penjaga stabilitas.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Tags:
Brigadir Arya SupenaLampung
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved