Breaking News:

Berita Klaten

Internasional Cycling History Conference Bakal Digelar di Klaten, Ada Pembicara dari Mancanegara

Internasional Cycling History Conference (ICHC) akan digelar di Klaten pada 17-20 Mei 2026 di Pendopo Kabupaten Klaten.

Tayang:
Instagram @klicfest2026
Internasional Cycling History Conference (ICHC) akan digelar di Klaten. ICHC digelar pada 17-20 Mei 2026 di Pendopo Kabupaten Klaten. 

Penyakit yang disebabkan oleh virus itu sangat menular dan bisa menyebabkan kelumpuhan hingga kematian.

Vaksinasi menjadi langkah efektif untuk mencegah penyakit polio.

Selain itu, edukasi mengenai penyakit tersebut juga tak kalah pentingnya.

Baru-baru ini, nonton bareng (nobar) film dokumenter “Langkah Akhir: Sisa Bayang Polio di Indonesia” digelar di Kabupaten Klaten.

Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Kabupaten Klaten pada Rabu (6/5/2026) dan dihadiri Ketua TP PKK Klaten, Principal Investigator STRIPE, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Klaten, Direktur Pusat Kedokteran Tropis UGM, Ketua TP PKK Kecamatan, dan tamu undangan lainnya. 

Film dokumenter “Langkah Akhir: Sisa Bayang Polio di Indonesia” ditayangkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat terkait bahaya polio yang hingga kini masih mengintai.

Nobar tersebut juga mengingatkan pentingnya imunisasi sebagai langkah pencegahan.

Sebagai informasi, film dokumenter “Langkah Akhir Sisa Bayang Polio di Indonesia” diproduksi oleh proyek Synthesis and Translation of Research and Innovation in Polio Eradication (STRIPE) dibawah Pusat Kedokteran Tropis (PKT) UGM.

Film ini mengangkat dua kisah penyintas polio dengan latar belakang berbeda.

Hal tersebut dipaparkan Principal Investigator STRIPE, Yodi Mahendradhata.

Baca juga: Lomba Desain Logo Hari Jadi ke-222 Klaten, Total Hadiah Capai Rp22,2 Juta, Catat Tanggalnya!

Ratusan peserta dari lintas sektor mengikuti nobar film dokumenter “Langkah Akhir: Sisa Bayang Polio di Indonesia” di Pendopo Pemkab Klaten, Rabu (6/5/2026).
Ratusan peserta dari lintas sektor mengikuti nobar film dokumenter “Langkah Akhir: Sisa Bayang Polio di Indonesia” di Pendopo Pemkab Klaten, Rabu (6/5/2026). (TribunSolo.com/Ibnu DT)

"Film ini mengangkat dua kisah ya. Dua kisah penyintas, yang satu di Manisrenggo, Klaten, seorang anak perempuan, Najwa, yang kemudian terkena polio. Terus kemudian yang satunya lagi adalah Mbak Ayah, itu adalah seorang penyintas yang sudah dewasa dan menjadi atlet,” jelas Yodi.

Yodi menyadari Indonesia memang telah terbebas dari polio.

Namun ia mengingatkan bahwa ancaman penyakit tersebut masih perlu diwaspadai.

"Jadi pesannya adalah bahwa polio, meskipun Indonesia dinyatakan bebas polio, itu masih menjadi ancaman. Dan kita harus waspada karena apabila memang itu terjadi, maka dampaknya bisa seumur hidup,” lanjutnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Anggit Budiarto menyambut positif pemutaran film dokumenter “Langkah Akhir Sisa Bayang Polio di Indonesia”.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/3
Tags:
Klaten International Cycling FestivalInternasional Cycling History ConferenceKlaten
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved