Breaking News:

Ajakan Ditolak, Pelanggan Warung Bunuh Pemilik Warung

Wanita asal Tasikmalaya, Ani Anggraeni (47), ditemukan tewas di warungnya di Jalur Pantura, Subang. Kasus kekerasan ini jadi sorotan.

Kolase Tribun Bogor/Tribunsumsel.com/Khoiril
KASUS PEMBUNUHAN DI PANTURA - Polisi menunjukkan lokasi warung tempat Ani Anggraeni ditemukan meninggal dunia di kawasan Jalur Pantura, Subang. 

TRIBUNSTYLE.COM -- Kasus kekerasan terhadap perempuan kembali menjadi perhatian publik setelah seorang perempuan bernama Ani Anggraeni (47), warga Tasikmalaya, ditemukan meninggal dunia di warung miliknya di kawasan Jalur Pantura, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk pada Selasa malam (24/3/2026) di dalam warung yang juga menyediakan fasilitas karaoke dan hiburan malam.

Berdasarkan hasil autopsi, korban meninggal akibat benturan benda tumpul di bagian kepala.

Petugas kepolisian kemudian menangkap terduga pelaku berinisial AR (45) di wilayah Bogor pada malam yang sama.

Pelaku diketahui merupakan warga Karawang yang sebelumnya bekerja sebagai sopir dan kerap datang ke warung milik korban sebagai pelanggan.

Setelah tidak lagi bekerja sebagai sopir, AR sempat melamar pekerjaan sebagai petugas kebersihan di warung milik korban.

KASUS PEMBUNUHAN DI PANTURA - Polisi menunjukkan lokasi warung tempat Ani Anggraeni ditemukan meninggal dunia di kawasan Jalur Pantura, Subang.
KASUS PEMBUNUHAN DI PANTURA - Polisi menunjukkan lokasi warung tempat Ani Anggraeni ditemukan meninggal dunia di kawasan Jalur Pantura, Subang. (Kolase Tribun Bogor/Tribunsumsel.com/Khoiril)

Kepala Kepolisian Resor Subang, Dony Eko Wicaksono, menjelaskan peristiwa pembunuhan terjadi pada Sabtu (21/3/2026) saat pelaku mendatangi korban.

Menurut hasil pemeriksaan sementara, pelaku sempat mengajak korban melakukan hubungan badan, namun ajakan tersebut ditolak.

Penolakan itu diduga memicu kemarahan hingga berujung tindakan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Setelah korban tidak berdaya, pelaku membawa kabur sejumlah barang milik korban.

Baca juga: Guru di Subang Ganti Rugi Rp150 Ribu Usai Tampar Siswa, Viral di Media Sosial, Dibela Dedi Mulyadi

Barang yang diambil antara lain dompet, uang tunai sebesar Rp300 ribu, jam tangan, telepon genggam, serta sepeda motor korban.

"Untuk motor korban, pelaku sempat menggadaikannya ke warga di Cikarang Utara sebesar Rp 3.500.000. Setelah itu pelaku kabur ke Bogor," tuturnya.

Kasus ini terungkap setelah seorang pelanggan datang ke warung dan mencium bau tidak sedap dari dalam bangunan.

Awalnya, pelanggan tersebut hanya ingin memastikan apakah warung dalam keadaan buka atau tutup.

"Saat mengetuk pintu, tak ada yang keluar. Saksi mencium bau busuk seperti bangkai yang sangat menyengat," jelasnya.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/2
Tags:
pembunuhanSubangJawa Barat
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved