Traveling
Hamparan Savana dan Danau Alami, Ini Daya Tarik Ranu Manduro Mojokerto, Jawa Timur
Kabupaten Mojokerto memiliki banyak destinasi wisata alam yang menawarkan panorama memikat.
Editor: Tim TribunStyle
TRIBUNSTYLE.COM - Kabupaten Mojokerto memiliki banyak destinasi wisata alam yang menawarkan panorama memikat. Salah satu yang kerap menarik perhatian wisatawan adalah Ranu Manduro, sebuah kawasan dengan hamparan savana hijau, danau alami, bebatuan eksotis, dan latar megah Gunung Penanggungan.
Terletak di Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Ranu Manduro menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam terbuka dengan pemandangan yang berbeda dari kawasan pegunungan pada umumnya.
Daya tarik utama tempat ini terletak pada bentang alamnya yang unik. Hamparan rumput hijau membentang luas di antara batuan-batuan besar yang tersebar di berbagai sudut kawasan. Dari kejauhan, Gunung Penanggungan berdiri kokoh menjadi latar alami yang mempercantik panorama.
Menurut warga Ngoro, Achmad Sofyan, kawasan yang kini dikenal sebagai Ranu Manduro dulunya merupakan area bekas tambang.
"Kawasan wisata feeling good sebenarnya bekas galian tambang. Dengan curah hujan yang tinggi, area penambangan berubah menjadi danau," kata Achmad Sofyan.
Ia menjelaskan, wisatawan dapat menemukan berbagai panorama menarik saat menjelajahi kawasan tersebut.
"Jadi kalau sudah mendekati lokasi Ranu Manduro, ada kontainer di situ sudah ada sabana model terasiring. Kalau turun bisa lihat danau dan air terjun," kata Achmad Sofyan.
Perpaduan antara danau, padang rumput hijau, serta kontur alam yang unik menjadikan kawasan ini memiliki karakter tersendiri. Tidak sedikit pengunjung yang datang untuk menikmati suasana tenang, berburu foto, hingga menggelar sesi pemotretan prewedding.
Menurut Sofyan, area savana menjadi salah satu lokasi favorit wisatawan.
"Iya seperti di video itu, ada savana juga bebatuan," kata Sofyan.
Keindahan kawasan ini semakin lengkap dengan keberadaan bebatuan alami yang menjulang di beberapa titik. Dari lokasi tersebut, wisatawan dapat menikmati panorama Gunung Penanggungan yang tampak jelas saat cuaca cerah.
Waktu terbaik untuk menikmati keindahan Ranu Manduro adalah pada pagi hari, ketika langit masih cerah dan kabut belum turun.
"Paling bagus viewnya pagi hari, biasanya selepas siang hujan. Tanahnya bisa ledok, ada juga yang pasir dekat danau," kata Sofyan.
Selain menikmati panorama, pengunjung juga dapat menjelajahi berbagai sudut kawasan yang menawarkan latar foto menarik.
"Banyak spot mulai dari atas sampai turun ke bawah cuma memang ada beberapa akses yang cukup terjal dan makadam. Mobil bisa tapi hanya sampai batas kontainer, kemudian ada tanah lapang untuk parkir," kata dia.
| Pesona Sumber Biru Wonosalam, Tempat Healing dengan Aliran Air Jernih di Jombang, Jawa Timur |
|
|---|
| Mancing Sambil Bersantai, Pemancingan Manuntung Raya Jadi Pilihan Warga Balikpapan Kaltim |
|
|---|
| Panorama Pegunungan hingga Savana Hijau, Ini Wisata Bukit Favorit di Malang, Jawa timur |
|
|---|
| Menara Eiffel Bitung, Landmark Unik dengan Sentuhan Paris di Sulawesi Utara |
|
|---|
| Puas Belanja di PRJ 2026? Bisa Mampir ke 5 Resto Ini Buat Isi Perut, Lokasi Dekat JIExpo Kemayoran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/WISATA-MOJOKERTO-Pemandangan-mempesona-dari-Ranu-Manduro-Mojokerto-Jawa-Timur.jpg)