Traveling
Menjelajah Goa Berlapis di Bulungan Kalimantan Utara, Rumah Batu Bernada di Tengah Hutan Tropis
Tersembunyi di perbukitan Bulungan, Kalimantan Utara, Goa Berlapis menawarkan petualangan menembus hutan tropis.
Editor: Tim TribunStyle
TRIBUNSTYLE.COM - Di Desa Baratan, Gunung Seriang, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, terdapat sebuah destinasi wisata alam yang mulai mencuri perhatian para pencinta petualangan. Namanya Goa Berlapis, sebuah kawasan karst eksotis yang menyimpan keindahan geologi sekaligus fenomena alam yang terbilang langka.
Lokasinya hanya berjarak sekitar 20 hingga 30 menit dari pusat Kota Tanjung Selor. Namun untuk mencapai mulut goa, pengunjung masih harus melanjutkan perjalanan dengan mendaki bukit selama kurang lebih 45 menit.
Meski cukup menguras tenaga, perjalanan menuju Goa Berlapis justru menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan destinasi ini.
Jalur pendakian membelah hutan tropis yang masih lebat dan alami. Udara sejuk khas hutan serta rindangnya vegetasi membuat perjalanan terasa menyenangkan.
Sepanjang jalur trekking, wisatawan dapat menjumpai berbagai jenis tumbuhan khas Kalimantan. Salah satu yang paling mencolok adalah pohon meranti berukuran raksasa dengan diameter mencapai 2 hingga 3 meter.
Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara telah membenahi akses menuju lokasi. Beberapa titik istirahat atau rest area juga telah disediakan bagi wisatawan yang ingin berhenti sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
Batu Bernada di Dalam Goa
Sesampainya di lokasi, pengunjung akan disambut kemegahan mulut Goa Berlapis yang berada di bawah gugusan perbukitan karst.
Sesuai namanya, goa ini memiliki beberapa lapisan yang saling terhubung melalui lorong-lorong alami. Di dalamnya, formasi stalaktit dan stalagmit yang terbentuk selama ribuan tahun menjadi daya tarik utama.
Namun, bukan hanya keindahan karst yang membuat Goa Berlapis istimewa.
Di dalam goa terdapat sekelompok batuan alami yang mampu menghasilkan suara nyaring dan berirama saat dipukul. Fenomena unik ini membuat batu tersebut dijuluki sebagai "batu bermusik" karena bunyinya menyerupai alat musik perkusi.
Keunikan tersebut kini menjadi salah satu daya tarik yang diharapkan mampu mengangkat nama Goa Berlapis sebagai ikon wisata baru Kalimantan Utara.
Meski demikian, tidak semua bagian goa dapat dijelajahi wisatawan umum. Beberapa titik terdalam memiliki medan yang curam dan hanya dapat diakses oleh penjelajah profesional dengan perlengkapan khusus.
Diproyeksikan Jadi Destinasi Wisata Terpadu
Potensi besar Goa Berlapis turut menarik perhatian Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang.
Bersama Wakil Gubernur dan sejumlah kepala OPD, Zainal meninjau langsung lokasi Goa Berlapis pada Sabtu (30/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan usai hujan mengguyur kawasan hutan yang membuat jalur pendakian menjadi lebih licin dan menantang.
"Alhamdulillah, meskipun perjalanan cukup menantang karena jalur licin sehabis hujan, kami tiba dengan selamat. Saya ingin melihat langsung potensi di dalam gua ini," ujar Zainal di lokasi.
| Menjelajah Goa Berlapis Bulungan, Rumah Batu Bernada di Tengah Hutan Tropis |
|
|---|
| Dari Air Terjun hingga Agrowisata, Ini 4 Destinasi Seru di Nganjuk, Jawa Timur |
|
|---|
| Wisata Jawa Timur Makin Seru, New Wisata Wendit Malang Punya Wahana VR hingga Waterboom |
|
|---|
| Liburan Murah di Lombok Timur, Reban Batu Lenek Tawarkan Kolam Anak dan Panorama Rinjani |
|
|---|
| Wisata Sawah Bengkok Majalengka, Jawa Barat: Destinasi Libur Sekolah dengan Panorama Sawah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/rombogan-gua.jpg)