Traveling
Desa Wisata Batulayang, Harmoni Alam, Budaya, dan Lingkungan di Kawasan Puncak Bogor
Di tengah ramainya kawasan Puncak Bogor, Desa Wisata Batulayang menawarkan pengalaman berbeda.
Editor: Tim TribunStyle
TRIBUNSTYLE.COM - Di kawasan Puncak, tepatnya di Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terdapat sebuah destinasi yang menawarkan lebih dari sekadar panorama alam pegunungan. Desa Wisata Batulayang memadukan wisata alam, pelestarian budaya, ekonomi kreatif, hingga inovasi pengelolaan lingkungan dalam satu kawasan yang dikelola bersama oleh masyarakat setempat.
Perjalanan menuju Desa Wisata Batulayang memang cukup menantang. Namun, sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi hamparan hijau khas kawasan Puncak dan udara pegunungan yang sejuk.
Sesampainya di lokasi, suasana asri langsung terasa. Salah satu daya tarik pertama yang menyambut pengunjung adalah Ujung Rimba Kem, sebuah pondokan berarsitektur rumah adat Aceh yang menjadi ikon kawasan wisata tersebut.
Dengan luas sekitar 1.000 meter persegi dan kapasitas mencapai 300 orang, Ujung Rimba Kem kerap dimanfaatkan sebagai lokasi kegiatan kelompok maupun tempat beristirahat sebelum menjelajahi berbagai destinasi di Desa Wisata Batulayang.
Tak jauh dari lokasi tersebut, terdapat Kafe Cimandala yang menawarkan berbagai pilihan makanan dan minuman lokal. Salah satu menu khas yang menjadi favorit pengunjung adalah wedang layang, minuman tradisional yang menjadi ciri khas kawasan tersebut.
Wisatawan juga dapat mengunjungi Pengojayan Cimandala, kawasan pemandian alami yang dialiri air jernih dari salah satu anak sungai Curug Kembar. Kesegaran air pegunungan dan suasana alami yang masih terjaga menjadi daya tarik utama lokasi ini.
Berendam maupun sekadar bermain air di Pengojayan Cimandala menjadi pilihan aktivitas yang banyak diminati pengunjung yang ingin menikmati suasana tenang di tengah alam.
Pesona alam Desa Wisata Batulayang berlanjut di Curug Kembar, salah satu destinasi unggulan yang berada di kaki pegunungan. Jalur menuju air terjun ini menawarkan pengalaman trekking yang cukup menantang bagi para pecinta alam.
Setelah menempuh perjalanan, pengunjung akan disambut pemandangan air terjun yang mengalir di antara tebing dan rimbunnya pepohonan. Keasrian kawasan Curug Kembar yang masih terjaga menjadikannya salah satu surga tersembunyi di kawasan Puncak.
Tak hanya mengandalkan potensi alam, Desa Wisata Batulayang juga mengembangkan ekonomi kreatif berbasis masyarakat melalui berbagai produk unggulan UMKM.
Di pusat UMKM desa, pengunjung dapat menemukan beragam jajanan tradisional hingga kerajinan tangan yang dibuat langsung oleh warga setempat. Salah satu produk yang paling menonjol adalah kerajinan rajut manual yang dikerjakan oleh para ibu rumah tangga.
Selain rajutan, produk batik khas Desa Wisata Batulayang juga menjadi salah satu identitas kreatif masyarakat yang memiliki nilai seni sekaligus nilai budaya.
Pelestarian budaya turut menjadi bagian penting dalam pengembangan desa wisata ini. Salah satunya melalui pertunjukan Tari Jaipong yang kerap ditampilkan untuk menyambut tamu dan wisatawan.
Pertunjukan tersebut biasanya digelar pada malam hari dan diiringi musik angklung laga hejo, menciptakan suasana yang hangat sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada para pengunjung.
Di tengah perkembangan sektor pariwisata, Desa Wisata Batulayang juga menunjukkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui Bank Sampah Katumbiri.
| Pesona Ngawi, Jawa Timur, di Kaki Gunung Lawu: 7 Destinasi Favorit untuk Liburan Keluarga |
|
|---|
| Menyusuri Curug Kondang di Pamijahan Bogor, Destinasi Alam Asri yang Kian Diminati Wisatawan |
|
|---|
| Rekomendasi Wisata Sabang, Provinsi Aceh untuk Keluarga, Ada Pantai Cantik dan Spot Sunset Menawan |
|
|---|
| Liburan Sekolah Tanpa Jauh-Jauh, Jelajahi 3 Pulau Favorit di Kepulauan Seribu |
|
|---|
| 5 Wisata Murah Meriah di Kediri, Jawa Timur: Cocok untuk Liburan Bersama Keluarga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/SENJA-BATULAYANG.jpg)