Breaking News:

Traveling

Menguak Jejak Penyebaran Islam di Gresik, Jawa Timur Lewat Lima Destinasi Religi Favorit

Ini simak lima wisata religi bersejarah di Gresik, Jawa Timur yang jadi tujuan favorit para peziarah.

Tayang:
Editor: Tim TribunStyle
disparekrafbudpora.gresikkab.go.id
JEJAK ISLAM - Makam Kanjeng Sepuh Sidayu, Gresik, Jawa Timur 

TRIBUNSTYLE.COM - Gresik, Jawa Timur dikenal sebagai salah satu daerah penting dalam sejarah penyebaran Islam di Nusantara. Kabupaten yang berada di pesisir utara Jawa Timur ini menyimpan banyak situs religi bersejarah yang hingga kini masih ramai dikunjungi peziarah dari berbagai daerah.

Tidak hanya menjadi tempat ibadah dan ziarah, destinasi-destinasi tersebut juga menghadirkan kisah perjalanan dakwah Islam, arsitektur kuno, hingga warisan budaya yang tetap terjaga sampai sekarang.

Berikut lima wisata religi di Gresik yang sarat nilai sejarah dan spiritual.

1. Makam Sunan Giri, Pusat Dakwah Islam Bersejarah

JEJAK ISLAM - Makam Sunan Giri, Gresik, Jawa Timur
JEJAK ISLAM - Makam Sunan Giri, Gresik, Jawa Timur (disparekrafbudpora.gresikkab.go.id)

Makam Sunan Giri menjadi salah satu situs religi paling terkenal di Gresik sekaligus cagar budaya nasional. Tempat ini merupakan makam Sunan Giri, anggota Wali Songo yang memiliki peran besar dalam penyebaran Islam di Nusantara.

Sunan Giri lahir pada tahun 1442 dengan nama kecil Joko Samudro. Dalam perjalanan hidupnya, ia juga dikenal sebagai Raden Paku dan memperoleh julukan Ainul Yaqin saat menimba ilmu kepada Sunan Ampel.

Tak hanya berdakwah, Sunan Giri juga mendirikan pusat pemerintahan dan pesantren Giri Kedaton yang berkembang pesat pada akhir abad ke-15.

Kompleks makam ini memiliki struktur unik berupa tiga halaman berundak yang dipisahkan oleh gapura khas arsitektur Islam awal di Jawa. Nilai sejarahnya yang tinggi membuat kawasan ini ditetapkan sebagai cagar budaya nasional melalui SK Menteri pada tahun 2010.

Hingga kini, Makam Sunan Giri menjadi salah satu tujuan ziarah paling ramai di Gresik.

2. Makam Maulana Malik Ibrahim, Jejak Awal Islam di Tanah Jawa

JEJAK ISLAM - Masjid Jami Gresik, Gresik, Jawa Timur
JEJAK ISLAM - Masjid Jami Gresik, Gresik, Jawa Timur (kompasiana.com)

Makam Maulana Malik Ibrahim dikenal sebagai makam salah satu tokoh penting penyebaran Islam pertama di Jawa. Sosok ini juga dikenal dengan nama Syekh Maghribi atau Maulana Maghribi.

Ia wafat pada tahun 1419 M dan dimakamkan di kawasan yang berada tidak jauh dari pusat Kota Gresik, sehingga mudah dijangkau para peziarah maupun wisatawan.

Salah satu daya tarik utama makam ini adalah bentuk nisannya yang bergaya Gujarat. Arsitektur tersebut mencerminkan akulturasi budaya Nusantara dengan Timur Tengah pada masa perkembangan Islam dahulu.

Dikutip dari laman Disparekrafbudpora Gresik, kawasan ini tidak hanya menjadi tempat ziarah, tetapi juga pusat sejarah awal perkembangan Islam di pesisir utara Jawa.

3. Masjid Jami Gresik, Masjid Tua Sarat Sejarah

Masjid Jami Gresik merupakan salah satu masjid tertua di Gresik yang telah berdiri sejak abad ke-15.

Masjid ini awalnya dibangun oleh Nyai Ageng Pinatih sekitar tahun 1458. Dalam perjalanannya, bangunan masjid sempat mengalami beberapa kali perpindahan lokasi hingga akhirnya berada di pusat Kota Gresik seperti sekarang.

Meski pernah mengalami kerusakan akibat kebakaran dan sambaran petir, masjid ini terus direnovasi tanpa menghilangkan ciri khas arsitektur Nusantara yang melekat kuat.

Perpaduan gaya lokal dan kolonial menjadikan Masjid Jami Gresik memiliki nilai sejarah sekaligus keindahan arsitektur yang menarik untuk dikunjungi.

Saat ini, masjid tersebut bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol perjalanan panjang Islam di wilayah Gresik.

4. Makam Kanjeng Sepuh Sidayu, Wisata Religi di Utara Gresik

JEJAK ISLAM - Makam Kanjeng Sepuh Sidayu, Gresik, Jawa Timur
JEJAK ISLAM - Makam Kanjeng Sepuh Sidayu, Gresik, Jawa Timur (disparekrafbudpora.gresikkab.go.id)

Makam Kanjeng Sepuh Sidayu menjadi salah satu destinasi wisata religi yang cukup dikenal di wilayah utara Gresik.

Tokoh Kanjeng Sepuh yang bernama asli Raden Adipati Soeryadiningrat dikenal sebagai pemimpin sekaligus ulama yang dekat dengan masyarakat.

Selain menjalankan pemerintahan, ia juga aktif menyebarkan nilai-nilai Islam di wilayah Sidayu. Hingga kini, sejumlah peninggalan sejarah yang berkaitan dengannya masih dikenal oleh masyarakat sekitar.

Mengutip dari disparekrafbudpora.gresikkab.go.id, kompleks makam ini juga menjadi lokasi berbagai kegiatan keagamaan seperti haul dan ziarah rutin.

5. Makam Nyai Ageng Pinatih, Sosok Perempuan Berpengaruh di Gresik

Makam Nyai Ageng Pinatih merupakan makam tokoh perempuan penting dalam sejarah perkembangan Islam di Gresik.

Nyai Ageng Pinatih dikenal sebagai ibu angkat Sunan Giri yang memiliki peran besar dalam masa pertumbuhannya. Selain itu, ia juga dikenal sebagai saudagar sekaligus Syahbandar Gresik pada masa Kerajaan Majapahit.

Perannya dalam bidang sosial dan ekonomi membuat namanya sangat dihormati dalam sejarah masyarakat Gresik.

Lokasi makam yang berada tidak jauh dari pusat kota menjadikannya mudah diakses oleh peziarah. Setiap tahun, masyarakat juga masih rutin menggelar haul untuk mengenang jasa-jasanya.

Dikutip dari Disbudpar Jawa Timur, keberadaan makam ini sering menjadi pelengkap perjalanan ziarah bagi peziarah yang datang ke kompleks Sunan Giri.

Wisata Religi yang Menjadi Warisan Sejarah

Kelima destinasi religi di Gresik tersebut tidak hanya menawarkan pengalaman spiritual, tetapi juga menyimpan jejak penting perkembangan Islam di Jawa Timur.

Keberadaan situs-situs bersejarah ini menjadi bukti kuat bahwa Gresik memiliki peran besar sebagai salah satu pusat awal penyebaran Islam di Nusantara.

Selain menjadi tempat ziarah, wisata religi di Gresik juga dapat menjadi sarana edukasi sejarah dan budaya bagi generasi masa kini agar nilai-nilai warisan leluhur tetap hidup dan terjaga.

(Tribun Style / Tribun Jatim / Ayesha Naila Tsabita)

 

Tags:
Wisata Religi Jawa TimurGresikJawa Timur
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved