Seputar Solo Raya
Kuliner Hidden Gem di Solo, Gudeg Setabelan Mbok Nyamik, Rasa Manis, Gurih, Pedas Jadi Satu Piring
Sajian di Gudeg Setabelan Mbok Nyamik menghadirkan keseimbangan rasa yang lebih kompleks.
Penulis: Ika Putri Bramasti Ixtiar Rahayu Ing Pambudhi
Editor: Ika Putri Bramasti
Ringkasan Berita:
- Sajian di Gudeg Setabelan Mbok Nyamik menghadirkan keseimbangan rasa yang lebih kompleks.
- Gudegnya tetap mempertahankan cita rasa manis khas Jawa, namun tidak berlebihan sehingga tetap nyaman di lidah, bahkan bagi penikmat gudeg yang kurang menyukai rasa terlalu manis.
- Kombinasi tersebut menciptakan sensasi rasa yang oleh banyak pelanggan disebut sebagai “nano-nano” manis, gurih, dan pedas dalam satu piring.
TRIBUNSTYLE.COM - Kota Solo, Jawa Tengah tak pernah kehabisan cerita soal kuliner tradisional.
Di antara deretan gudeg legendaris yang sudah dikenal luas, ternyata masih ada satu tempat makan yang menjadi andalan warga lokal, namun belum banyak diketahui wisatawan.
Tempat tersebut adalah Gudeg Setabelan Mbok Nyamik.
Baca juga: Kuliner Terenak di Solo, Coba Mie Bakso Subur, Perpaduan Cita Rasa China dan Jawa, Parkir Gratis
Berlokasi di Jalan Abdul Muis, Kepatihan Kulon, tepatnya di pertigaan Ringin Setabelan, warung ini tampil sederhana layaknya kuliner kaki lima pada umumnya.
Meski demikian, soal rasa, gudeg di sini disebut-sebut punya ciri khas yang sulit dilupakan.
Berbeda dengan sebagian gudeg yang cenderung dominan manis, sajian di Gudeg Setabelan Mbok Nyamik menghadirkan keseimbangan rasa yang lebih kompleks.
Gudegnya tetap mempertahankan cita rasa manis khas Jawa, namun tidak berlebihan sehingga tetap nyaman di lidah, bahkan bagi penikmat gudeg yang kurang menyukai rasa terlalu manis.
Keistimewaan lain terletak pada arehnya. Kuah santan kental berwarna putih kekuningan ini terasa gurih dan kaya rasa, berpadu sempurna dengan gudeg dan nasi hangat.
Areh yang melimpah membuat setiap suapan terasa lebih “nendang” dan legit.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah sambal gorengnya.
Dengan rasa pedas yang cukup kuat, sambal goreng di sini memberikan sensasi kontras yang menyegarkan di tengah dominasi rasa manis dan gurih.
Kombinasi tersebut menciptakan sensasi rasa yang oleh banyak pelanggan disebut sebagai “nano-nano” manis, gurih, dan pedas dalam satu piring.
Tak hanya soal rasa, porsi yang disajikan juga tergolong mengenyangkan dengan pilihan lauk yang beragam, mulai dari ayam, telur, hingga pelengkap khas gudeg lainnya.
Hal ini membuat warung ini cocok menjadi pilihan makan siang maupun sarapan bagi warga sekitar.
Meski belum viral di kalangan wisatawan, Gudeg Setabelan Mbok Nyamik justru memiliki daya tarik tersendiri sebagai “hidden gem”.
Sumber: TribunStyle.com
| Kuliner Hidden Gem, Cobain Ayam Panggang Klaten Bu Kas, Lokasi di Pasar Gede Solo, Rasanya Gurih |
|
|---|
| Cicipi Lezatnya Tengkleng Bu Jito Dlidir, Kuah Rempah Kaya Khas Solo, Bikin Lidah Bergoyang |
|
|---|
| Kisah Kelam Banjir Besar di Solo Tahun 1966: Kota Lumpuh, Ribuan Warga Mengungsi, Air Capai 4 Meter |
|
|---|
| Legenda Mengharukan di Balik Asal Usul Sungai Bengawan Solo, dari Tangisan Ibu yang Kehilangan Anak |
|
|---|
| Menu Baru di SFA Steak & Resto Solo, Nampan Bar-Bar, Porsi Jumbo Buat 4 Orang, Mulai Rp100 Ribuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Kombinasi-tersebut-menciptakan-sensasi-rasa-yang-oleh-banyak-pelanggan.jpg)