Breaking News:

Seputar Solo Raya

5 Tempat War Takjil Terlengkap di Solo, Komplit dari Jajanan Legend hingga Menu Kekinian

Berikut spot penjual takjil lengkap dan selalu dipadati pembeli di Solo. Ada jajanan tradisional khas Jawa hingga menu kekinian.

GARRY ANDREW LOTULUNG
Berikut spot penjual takjil lengkap dan selalu dipadati pembeli di Solo. Ada jajanan tradisional khas Jawa hingga menu kekinian. 

TRIBUNSTYLE.COM - Ramadhan memang selalu identik dengan tradisi berburu takjil

Menjelang magrib, sudut-sudut kota berubah menjadi surga kuliner dadakan yang dipenuhi aroma manis kolak, gurih gorengan, hingga segarnya es buah.

Di Solo, euforia itu terasa begitu kental. 

Setiap bulan suci tiba, para pedagang musiman bermunculan menawarkan aneka hidangan berbuka, mulai dari jajanan tradisional khas Jawa hingga menu kekinian yang tengah viral.

Tak hanya soal rasa, suasana berburu takjil di Solo juga menjadi pengalaman tersendiri. Ramai, hangat, dan penuh canda, membuat waktu menunggu azan magrib terasa lebih singkat.

Lalu, di mana saja spot penjual takjil lengkap dan selalu dipadati pembeli? Berikut daftarnya:

Taman Jaya Wijaya Mojosongo

Menjelang waktu berbuka puasa, kawasan Taman Jaya Wijaya Mojosongo mendadak berubah wajah. Ruang terbuka hijau yang biasanya tenang itu menjelma menjadi lautan manusia yang berburu takjil dan aneka jajanan menggoda selera.
Setiap sore selama Ramadan, ratusan lapak pedagang kuliner dan nonkuliner berderet rapi memenuhi area taman. 

Pengunjung datang dari berbagai penjuru Kota Surakarta. Ada yang sengaja berburu menu favorit untuk berbuka, ada pula yang sekadar berjalan santai menikmati suasana sore bersama keluarga dan sahabat.

Ragam kuliner yang ditawarkan pun terbilang lengkap. Mulai dari jajanan tradisional, camilan kekinian, hingga hidangan berat untuk makan malam tersedia dengan harga yang relatif ramah di kantong. 

Tak heran jika taman ini menjadi salah satu destinasi favorit warga Mojosongo dan sekitarnya.

Baca juga: 3 Rekomendasi Tempat Bukber Murah, Enak, Instagramable di Solo, Cocok untuk Reuni Keluarga

UNS Solo

Salah satu tradisi unik di Solo adalah berburu takjil di kawasan kampus dan pusat kota, di mana setiap gerobak makanan menampilkan warna-warni kuliner khas.

Bagi mahasiswa, berburu takjil di Kapalan-Gerbang Belakang UNS sudah seperti ritual harian selama Ramadhan.

Jalan Ki Hajar Dewantara yang membentang di depan dan belakang UNS menjadi lautan pedagang kreatif yang menjajakan jajanan manis, gorengan, hingga minuman segar.

Tidak hanya mahasiswa, warga Solo juga ikut meramaikan kawasan ini, menjadikannya spot favorit berburu takjil.

Spot ini memang strategis, karena berada di area ramai yang dipenuhi aktivitas mahasiswa dan pejalan kaki, sehingga para pedagang selalu siap menawarkan promosi menarik.

Setiap sore, pengunjung akan disambut dengan jajanan tradisional seperti klepon, kue lumpur, dan onde-onde yang hangat dan renyah.

Tidak kalah menarik, minuman segar seperti es campur dan es cincau juga menjadi favorit untuk melepas dahaga sebelum berbuka puasa.

Balai Kota Solo

Aneka takjil paling diburu di Bulan Ramadan
Aneka takjil paling diburu di Bulan Ramadan (english.alarabiya.net)

Beralih ke pusat kota, Balai Kota Surakarta juga menghadirkan suasana yang tidak kalah meriah.

Setiap tahun, Balai Kota menjadi lokasi bazar Ramadhan yang menampilkan kuliner lokal hingga hidangan internasional seperti Korean food dan Thailand food.

Jalan Jend. Sudirman di sekitar Balai Kota dipenuhi pedagang kreatif yang memadukan cita rasa tradisional dan modern, membuat setiap pengunjung punya banyak pilihan.

Suasana ramah dan hangat membuat orang betah berkeliling memilih takjil sambil menikmati senja kota Solo.

Pengunjung bisa mencicipi jajanan mulai dari bakso goreng, pastel manis, hingga roti isi yang menggoda selera.

Tidak hanya makanan, minuman tradisional seperti wedang ronde, kolak pisang, dan es kelapa muda juga menjadi primadona di sini.

Gedung Wanita Solo

Gedung Wanita Solo menjadi spot lain yang tidak kalah ramai, terutama bagi keluarga yang ingin mencari menu berbuka khas Solo.

Dekat dengan stadion Manahan, Gedung Wanita dipenuhi jajanan tradisional yang menonjolkan rasa autentik Solo.

Para pedagang di sini menjual berbagai macam kue basah seperti lapis, serabi, dan jenang yang dibuat langsung dengan resep turun-temurun.

Suasana di sekitar Gedung Wanita selalu ramai, bahkan ada yang datang dari kota lain hanya untuk berburu takjil di tempat ini.

Bagi penggemar makanan tradisional, spot ini menawarkan pengalaman kuliner yang sulit ditemukan di tempat lain.

Anak-anak biasanya antusias memilih jajanan manis seperti kue cubit, onde-onde, dan es krim tradisional.

Para pedagang kreatif memanfaatkan Ramadhan untuk menghadirkan inovasi rasa, seperti kolak durian, bakwan isi keju, dan es campur modern.

(TribunStyle.com/Putri Asti)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
takjilSolobuka puasa
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved