Seputar Solo Raya
Belajar Sambil Membaca di Monumen Pers Nasional Solo, Ada Perpustakaan Gratis, Buka Setiap Hari
Monumen Pers Nasional hadir sebagai ruang belajar bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat perjalanan dan peran pers dalam sejarah Indonesia.
Penulis: Ika Putri Bramasti Ixtiar Rahayu Ing Pambudhi
Editor: Ika Putri Bramasti
Ringkasan Berita:
- Jam operasional Monumen Pers Nasional dimulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB dari Senin sampai Minggu, dengan pengecualian pada hari libur nasional dan cuti bersama.
- Pengunjung tidak dipungut biaya masuk dan hanya perlu mengisi buku tamu saat datang.
- Monumen Pers Nasional hadir sebagai ruang belajar terbuka bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat perjalanan dan peran pers dalam sejarah Indonesia.
TRIBUNSTYLE.COM - Monumen Pers Nasional di Kota Solo dikenal sebagai salah satu tujuan wisata edukatif yang merekam perjalanan panjang dunia jurnalistik Indonesia.
Di tempat ini, pengunjung dapat menemukan beragam koleksi pers, mulai dari koran dan majalah lama, mesin ketik, pemancar radio, kamera, hingga berbagai memorabilia milik tokoh-tokoh wartawan nasional.
Museum ini dapat dikunjungi oleh masyarakat umum setiap hari.
Jam operasional Monumen Pers Nasional dimulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB dari Senin sampai Minggu, dengan pengecualian pada hari libur nasional dan cuti bersama.
Baca juga: Jadah dan Wajik Sering Dijadikan Seserahan saat Lamaran dan Pernikahan di Solo, Ada Makna Filosofis
Menariknya, pengunjung tidak dipungut biaya masuk dan hanya perlu mengisi buku tamu saat datang.
Selain kunjungan biasa, Monumen Pers Nasional juga menyediakan fasilitas keanggotaan bagi pengunjung yang ingin datang secara rutin.
Pendaftaran keanggotaan dilakukan dengan mengisi data diri pada formulir yang tersedia di buku tamu.
Dengan menjadi anggota, proses kunjungan berikutnya menjadi lebih praktis karena pengunjung cukup mencantumkan nomor telepon atau alamat email tanpa perlu mengisi data lengkap kembali.
Pengelola pun tengah menyiapkan berbagai program khusus bagi para anggota.
Bagi pengunjung yang ingin mendapatkan penjelasan lebih mendalam, tersedia layanan pemandu museum secara gratis.
Permintaan pendampingan dapat disampaikan langsung kepada petugas di bagian front office.
Sementara itu, kunjungan rombongan dari instansi dapat dilakukan dengan mengirimkan surat permohonan melalui alamat email mpn@mail.kominfo.go.id.
Rombongan tersebut juga akan mendapatkan fasilitas pemandu tanpa dikenakan biaya.
Tak hanya menghadirkan pameran koleksi, Monumen Pers Nasional turut dilengkapi dengan perpustakaan dan ruang baca media cetak serta digital.
Sumber: TribunStyle.com
| Kuliner Hidden Gem, Cobain Ayam Panggang Klaten Bu Kas, Lokasi di Pasar Gede Solo, Rasanya Gurih |
|
|---|
| Cicipi Lezatnya Tengkleng Bu Jito Dlidir, Kuah Rempah Kaya Khas Solo, Bikin Lidah Bergoyang |
|
|---|
| Kisah Kelam Banjir Besar di Solo Tahun 1966: Kota Lumpuh, Ribuan Warga Mengungsi, Air Capai 4 Meter |
|
|---|
| Legenda Mengharukan di Balik Asal Usul Sungai Bengawan Solo, dari Tangisan Ibu yang Kehilangan Anak |
|
|---|
| Menu Baru di SFA Steak & Resto Solo, Nampan Bar-Bar, Porsi Jumbo Buat 4 Orang, Mulai Rp100 Ribuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Monumen-Pers-Nasional-hadir-sebagai-ruang-belajar.jpg)