kalender jawa
Primbon Jawa Ingatkan Kamis Pon 2025, Hari Penuh Pesona tapi Rawan Masalah
Hari ini Kamis Pon 23 Oktober 2025, wuku Waragilit membawa energi cinta dan gejolak batin. Primbon Jawa ingatkan agar jaga sikap dan ucapan.
Penulis: Tim Konten Style
Editor: Tim TribunStyle
Hari ini Kamis Pon 23 Oktober 2025, wuku Waragilit membawa energi cinta dan gejolak batin. Primbon Jawa ingatkan agar jaga sikap dan ucapan.
TRIBUNSTYLE.COM - Hari ini, Kamis Pon 23 Oktober 2025, bertepatan dengan 1 Jumadil Awal 1959 Dal atau 1 Jumadil Awal 1447 Hijriah. Berdasarkan kalender Jawa, hari ini termasuk dalam wuku Waragilit, masa yang dikenal memiliki pengaruh kuat terhadap emosi dan hubungan antarmanusia.
Dalam penanggalan Jawa, wuku Waragilit merupakan salah satu siklus yang berlangsung selama tujuh hari dan berada di bawah perlambang dewa Sang Hyang Asmara, sosok yang melambangkan cinta sekaligus gejolak batin manusia.
Baca juga: Rezeki Tumpah! 3 Zodiak Ini Diselimuti Keberuntungan Finansial 24 Oktober 2025
Orang yang lahir pada wuku ini biasanya rupawan dan memiliki daya tarik yang disenangi banyak orang. Namun di sisi lain, keinginan mereka sering kali sulit dipahami, terutama jika seorang laki-laki ingin menikah lagi. “Keinginannya tidak mudah dimengerti dan sulit untuk berkumpul dalam suatu pertemuan,” begitu disebutkan dalam Primbon Jawa.
Pohon yang melambangkan wuku ini adalah Sulastri, simbol kecantikan dan keanggunan. Sementara burung Kepodang menjadi lambangnya, menggambarkan sifat pencemburu dan enggan berada dalam keramaian.
Orang yang berada di bawah pengaruh wuku Waragilit cenderung menyukai kesendirian dan suasana prihatin. Meski demikian, mereka bisa mencapai kesuksesan jika memiliki tekad yang sungguh-sungguh, meski kerap tersandung masalah di tengah perjalanan.
Selama tujuh hari masa wuku ini, masyarakat Jawa dianjurkan menghindari aktivitas yang berhubungan dengan ketinggian atau pekerjaan yang “menuju ke atas”. Hal itu dipercaya karena adanya pengaruh negatif dari Batara Asmara. Hari naas bagi wuku Waragilit adalah Kamis Pon dan Senin Kliwon, sedangkan hari baiknya Jumat Wage.
Untuk menolak bala, biasanya dilakukan slametan dengan tumpeng rancapan dan daging digecok, disertai doa keselamatan. Disebutkan pula, bagi mereka yang lahir pada Kamis Pon harus lebih berhati-hati karena hari itu termasuk dalam waktu rawan.
Jaga Sikap dan Ucapan
Agar terhindar dari marabahaya, terutama yang berkaitan dengan persoalan hukum, masyarakat disarankan menjauh dari sifat arogan dan ucapan kasar.
“Jagalah sikap Anda terhadap orang lain. Jangan bertindak semaunya dan sesukanya,” begitu pesan Primbon.
Menghormati orang yang lebih tua, bersikap rendah hati, dan tidak menonjolkan kesombongan diyakini dapat membawa ketenangan. Jika menghadapi konflik, hindarilah benturan fisik karena masalah justru akan semakin rumit dan menguras tenaga.
Dianjurkan pula untuk mengalah dan menjauhi potensi kegaduhan. Dalam Primbon disebut, mereka yang berada di bawah pengaruh Kamis Pon sebaiknya berhemat dan tidak menggunakan barang secara berlebihan.
Baca juga: Energi Macan Api Bawa Hoki Besar, 4 Shio Ini Siap Panen Rezeki 24 Oktober 2025
Arah Keberuntungan
Untuk hari Kamis Pon 23 Oktober 2025 atau 1 Jumadil Awal 1959 Dal, arah keberuntungan berada di Timur untuk sandang dan Barat untuk pangan. Timur melambangkan keberuntungan dalam hal penampilan, pakaian, dan dunia kreatif, sementara Barat mendukung rezeki dari sektor kuliner, pertanian, dan penghidupan utama.
Kegiatan yang disarankan di hari ini meliputi pendidikan, kuliner, dan usaha kreatif, terutama yang memanfaatkan energi dari arah Timur dan Barat. Semua ini dipercaya dapat mendatangkan keseimbangan serta keberuntungan bagi yang menjalaninya.
TribunMedan.com | Array A Argus | Tribunstyle.com | Nahya Febita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/weton-ton.jpg)