Breaking News:

Ternyata Lendir Katak Jenis Ini Bisa Sembuhkan Flu Pada Manusia, Ini Penjelasannya

Menurut ilmuwan di Emory University, katak India dapat menghancurkan menghancurkan strain flu manusia melansir dailymail.co.uk.

Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Desi Kris
dailymail.co.uk
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi

TRIBUNSTYLE.COM - Selalu ada maksud tersembunyi dari setiap yang diciptakan Tuhan untuk manusia.

Contohnya diciptakannya bulu mata untuk menghindari bola mata dari debu dan benda asing.

Hal yang sama juga berlaku untuk hewan di muka bumi ini, semilsal lendir pada katak.

Menurut ilmuwan di Emory University, katak India dapat menghancurkan menghancurkan strain flu manusia melansir dailymail.co.uk.

Lendir pada spesies katak langka ini dapat digunakan sebagai obat yang dimanfaatkan untuk menangani flu.

Tak Perlu ke Dokter, Aplikasi di Smartphone Ini Bisa Deteksi Adanya Virus Influenza

Lendiri pada katak ini mengandung peptida yang dapat dengan kuat melawan bakteri.

Selain itu lendir dari katak India ini dapat menghancurkan strain flu manusia dan melindungi tikus dari indeksi flu.

Peptida ini dapat digunakan jika vaksin tidak berguna, juga obat-obatan tidak tersedia.

Spesialis flu dan rekan penulis studi Joshy Jacob dari Emory University School of Medicine di Atlanta mengatakan: "Katak yang berbeda membuat peptida yang berbeda, tergantung di mana habitat mereka berada."

Hampir semua hewan membuat beberapa peptida pertahanan anti-mikroba sebagai bagian dari sistem kekebalan bawaan.

Sedangkan katak telah menarik perhatian paling banyak sebagai sumber peptida, karena relatif mudah mengisolasi peptida dari lendirnya.

Dr Jacob dan para rekannya menamai peptida antivirus tersebut dengan urumin.

Urumin spesifik untuk strain H1 flu, seperti strain pandemi 2009, dan tidak efektif melawan strain arus lainnya seperti H3N2.

Untuk saat ini Dr Jacob berusaha untuk menstabilkan peptida antivirus seperti urumin.

Dan juga ia sedang berusaha untuk menemukan peptida dari katak yang dapat melawan wirus seperti demam berdarah dan zika.

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
IndiaEmory University
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved