Namun, tak lama setelah kepulangannya, tanda-tanda masalah mulai muncul.
"Enam tahun lalu, saya pergi ke Republik Dominika karena saya dengar mereka yang terbaik dalam melakukan implan bokong," ujarnya kepada Olivia Attwood dalam acara The Price of Perfection.
"Tapi kemudian, ketika saya kembali, saya sedang berjongkok di pusat kebugaran dan tiba-tiba merasakan sesuatu.
Kaki saya terasa geli, dan saya merasakan sesuatu keluar. Implan saya benar-benar menggantung," imbuhnya.
Meskipun mengalami insiden yang mengejutkan, Chelsea Robinson tidak serta-merta kapok menjalani prosedur kecantikan.
Ia tetap melakukan operasi plastik, meski harus menanggung konsekuensi besar.
Robinson mengungkap bahwa implan bokongnya sempat bergeser dan bahkan terlepas dari bawah otot.
Untuk memperbaiki kerusakan tersebut, ia harus mengeluarkan dana tambahan sebesar $85.000 atau sekitar Rp 1,3 miliar.
Angka yang fantastis itu menjadi harga yang harus dibayar untuk mengembalikan hasil dari prosedur yang gagal.
Seperti banyak orang lainnya yang mengalami pengalaman serupa, Robinson mengaku menyesal telah menjalani operasi tersebut.
Namun, penyesalan itu tidak serta-merta menghentikan langkahnya dalam mengejar standar kecantikan yang ia impikan.
"Kalau saja aku tahu semua yang kutahu sekarang, aku tidak akan pernah melakukan implan bokong itu. Itu adalah perjalanan terburuk yang pernah kualami, dan itu sungguh tidak sepadan." ungkapnya.
(Kompas.com/Rintan , TribunStyle/Tiara)
Diolah dari artikel Kompas.com