Selebrita

Bantah Pelit, Baim Wong Beberkan Bukti Nafkahi Paula Verhoeven Rp 200 Juta-Rp 400 Juta Per Bulan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bantah tudingan pelit, Baim Wong beberkan bukti nafkahi Paula Verhoeven Rp 200 juta-Rp 400 juta per bulan.

Teka-teki sosok DS ramai jadi perbincangan setelah Baim Wong menyebut sebagai orang ketiga dalam rumah tangganya dengan Paula Verhoeven.

Sejak saat itu, nama Dimas Seto ikut terseret hingga dituduh sebagai sosok tersebut.

Namun, Baim Wong tegas membantah Dimas Seto sebagai orang ketiga dalam rumah tangganya.

Melalui kuasa hukum Baim Wong, Fahmi Bachmid terungkap sosok DS yang diduga sebagai selingkuhan Paula.

"Yang jelas bahasanya bukan orang terdekat. Orang ini bukan orang lain. Teman dia, teman dekat dari termohon (Paula Verhoeven)," ujar Fahmi, dikutip dari YouTube Gosip Mata, Jumat (11/10/2024).

Fahmi menegaskan sosok itu juga bukan dari kalangan artis.

Terungkap sosok DS yang diduga sebagai selingkuhan Paula. (TribunSumsel.com)

Baca juga: 5 Fakta Teuku Zacky, Dulu Jadi Mak Comblang Paula Verhoeven dan Baim Wong, Berujung Disalahkan

"Tapi bukan artis ya, bukan artis. Sekali lagi saya katakan bukan artis ini," tegasnya.

Fahmi kembali menjabarkan sosok DS.

"Teman dekat. Teman dekat kan banyak nih, teman-temannya. Nah, di antara teman-temannya itu ada satu yang menurut cerita kepada saya telah mengkhianati kepercayaan itu," tandasnya.

Menurutnya, sakit hati Baim telah di ujung.

"Jadi ini adalah sakit hati seorang laki-laki yang telah dikhianati kepercayaannya, seperti itu," ungkap Fahmi.

Ditanya lebih lanjut soal kesibukan Baim menjadi pemicu Paula berkhianat, Fahmi berdalih hal tersebut tak bisa menjadi alasan.

"Jadi gini, pada saat kita saling percaya di dalam rumah tangga. Dekat jauh pun kepercayaan itu masih bisa terjaga. Dekat jauh pun seorang istri masih bisa menjaga kehormatannya," urainya lagi.

Pihaknya merasa kesibukan bukan suatu hal yang bisa membenarkan perselingkuhan.

"Jadi bukan persoalan orang sibuk bekerja. Orangnya di sini, suaminya di sana tetap mereka masih bisa menjaga kehormatannya masing-masing."

Halaman
1234