Yudha Arfandi dinarasikan memiliki hubungan dekat dengan anaknya, Raden Adante Khalif Pramudityo alias Dante (6).
Hal itu membuat Tamara tidak percaya dan menyangka bahwa kekasih yang sangat ia percaya itu bisa berbuat kejam terhadap anak semata wayangnya.
Ahli psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel, menilai klaim tersebut tidak bisa disematkan dalam kasus pidana mana pun yang bisa menangkal segala bentuk tuduhan.
"Karena kasus ini pidana, sudah tak sepatutunya kita percaya terhadap penilaian apalagi klaim sedemikian rupa," kata Reza kepada Kompas.com, dikutip Minggu (11/2/2024).
Pasalnya, Reza berujar, orang dewasa yang melakukan viktimisasi terhadap anak itu biasanya tidak sungguh-sungguh membangun kepercayaan.
Menurut dia, pelaku biasanya memiliki tipu muslihat atau kepentingan di balik kejahatannya.
"Jadi, membangun kepercayaan atau relasi hanya sebuah cara untuk membuka akses pelaku agar bisa mendekati diri si calon korban, dalam hal ini anaknya," kata Reza.
"Sekaligus membangun kepercayaan dari pihak yang seharusnya melindungi anak itu atau caregiver-nya (pengasuhnya)," kata dia lagi.
Angger Dimas tidak kenal Yudha Arfandi
Angger Dimas mengaku tidak tahu apabila Dante sering dititipkan ke Yudha Arfandi.
“Silahkan tanya ke ibunya Dante, yang jelas saya tidak diberitahukan (apabila anak saya sering dititipkan ke YA),” ujar Angger Dimas di Polda Metro Jaya, Jumat (9/2/2024).
Angger Dimas mengatakan, ia tidak mengenal sosok Arfandi.
Kata Angger Dimas, Tamara juga tidak pernah mengenalkannya dengan Arfandi.
“Engggak sama sekali (tidak mengenal Arfandi),” ucap Angger Dimas.
Angger Dimas mengatakan, ia sebagai ayah akan memperjuangkan keadilan untuk mendiang anaknya.