Namun karena sakitnya ringan, berlangsung dalam waktu singkat dan kemudian menghilang, jadi mereka tidak memberikan perhatian sebanyak yang seharusnya.
Hingga suatu hari, sang anak tiba-tiba mengalami sakit perut yang parah dan ada darah di urinnya.
Saat itu orang tuanya bergegas membawanya ke rumah sakit.
Setelah menerima pemeriksaan, dokter menyimpulkan anak laki-laki itu menderita batu ginjal.
Sang ibu kaget dengan penyakit yang diderita anaknya, apalagi setelah mendengarkan penjelasan dan nasihat dokter.
Seperti yang dijelaskan dokter, batu ginjal terbentuk ketika urin terkonsentrasi.
Mineral seperti asam urat, kalsium, natrium, oksalat, dll yang tidak larut dalam air akan saling menempel membentuk batu.
Ukuran batu seringkali bervariasi.
Hal ini tergantung pada waktu dan tingkat pengendapan.
Dokter mengatakan bahwa kebiasaan makan sehari-hari sangat penting untuk kesehatan anak.
Alasan utama seorang anak laki-laki berusia 9 tahun menderita 56 batu ginjal adalah karena pola makan yang tidak ilmiah.
Ditambah dengan suplementasi kalsium dan vitamin D berlebihan dalam jangka waktu lama membuat tubuh kelebihan kalsium, ditambah dengan kurangnya olah raga.
Baca juga: Main Game 10 Jam Sehari, Siku Pria Ini Bengkak dan Kaku, Dokter Syok Temukan Banyak Benda Mirip Batu
Ketika dia mendengar ini, sang ibu kaget karena perkataan dokter itu benar adanya.
Dia menyadari kesalahannya.
Pasalnya, ia sering memberi makan anaknya makanan asin dan banyak daging esuai dengan kesukaan sang anak, seperti ayam goreng, kentang goreng, hot dog, dan terus-menerus minum soda.
Selain itu, sang ibu takut anaknya akan lebih pendek dari teman-teman sekelasnya.
Jadi sang ibu memberi anak itu banyak suplemen kalsium.
Diharapkan anak tersebut memiliki tinggi badan yang luar biasa.
(TribunStyle/ Amr)
Baca artikel lainnya terkait berita viral