Dengan begitu, pelari yang tidak melewati checkpoint akan ketahuan curang, lantaran waktu dan jarak larinya tidak tercatat oleh sistem.
Penyelenggara Mexican Marathon 2023 mengatakan bahwa pihaknya sedang menginvestigasi laporan yang masuk soal indikasi kecurangan yang dilakukan belasan ribu pelari dalam acara tersebut.
"Institut Olahraga Kota Meksiko akan terus melakukan investigasi untuk mengidentifikasi kasus-kasus kecurangan di acara lari maraton massal kami," kata pihak penyelenggara.
"Hal ini penting bagi kami, lantaran acara ini merupakan gambaran dari nilai sportivitas kami, orang Meksiko dalam bidang olahraga," imbuh pihak penyelenggara.
Baca juga: Bangga Pamer Piala, Gadis Juara Marathon Ini Ketahuan Pakai Doping, Hadiah Rp 2,3 Miliar Melayang
Tak disebutkan berapa lama proses investigasi akan dilakukan, tak disebutkan pula apa hukuman yang akan diterima para pelari yang curang tersebut, selain didiskualifikasi.
Namun apabila terdeteksi curang, maka pelari tersebut biasanya tidak akan mendapatkan medali dari acara maraton massal tahunan di Meksiko ini, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Dailymail.co.uk, Jumat (8/9/2023).
Bukan kali ini saja, kecurangan dalam acara lari maraton di Meksiko ini juga pernah terjadi sebelumnya.
Pada 2017 lalu, sekitar 6.000 pelari didiskualifikasi karena ketahuan curang dan tidak memenuhi syarat jarak lari.
Setahun setelah itu, atau sekitar 2018 lalu, sekitar 3.000 pelari juga didiskualifikasi karena tidak sportif, lantaran melakukan hal serupa.
(TribunStyle.com/Febriana)(KOMPAS.com/ Bill Clinten)
Sebagian diolah dari artikel di KOMPAS.com