Berita Kriminal

ASTAGFIRULLAH Suami Guru Ngaji di Semarang Cabuli 16 Bocah SD, Warga Geram, Usir Pelaku dari Kampung

Editor: Dhimas Yanuar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI // Teganya suami guru ngaji di Semarang, belasan anak SD dicabuli.

TRIBUNSTYLE.COM - Astagfirullah, bejatnya kelakuan suami guru ngaji di Semarang.

Korban kebejatannya adalah belasan anak di bawah umur. Sosoknya adalah pria berinisial PS.

PS disebut memiliki pekerjaan di ranah percetakan. Kasus kekerasan seksual terhadap anak ini terjadi di Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang.

Ilustrasi rudapaksa bocah. (SCMP)

Tersangka PS kini sudah di tahan di Mapolrestabes Semarang. 

"Kasus ini sudah ditangani unit PPA, tersangka sudah ditahan," ujar Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lumbantoruan saat dikonfirmasi, Sabtu (18/11/2023).

Pihaknya kini masih terus mendalami kasus ini. Terutama untuk jumlah korban. 

"Kepastian jumlah korban masih kita dalami," imbuh Donny.

Informasi yang dihimpun Tribun, korban dari kasus ini berjumlah 16 anak yang rata-rata masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). 

Baca juga: AKHIRNYA Pelaku Begal Payudara Siswi SD di Kota Bogor Ditangkap, Video CCTV Viral di Medsos

"Iya, sudah ditahan orangnya, sudah dari kemarin sore (Jumat, 17 November 2023)," papar Wakasatreskrim Polrestabes Semarang, Kompol Aris Munandar.

Polisi masih enggan menjelaskan modus tersangka dalam melancarkan aksi bejatnya. 

Hanya saja, dari informasi yang dihimpun, tersangka PJ ternyata suami dari seorang guru ngaji di sebuah area permukiman di Semarang Barat. 

"Istri (tersangka) guru ngaji, suaminya (tersangka) kerja di percetakan, informasinya dia (tersangka) diusir dari kampung itu," ujar seorang sumber dari kepolisian. 

Tribun masih melakukan konfirmasi ke sejumlah pihak untuk kebenaran informasi tersebut.

....

KASUS LAIN: Diduga cabuli anak umur 5 tahun, pria di Makassar nyaris diamuk warga, curiga saat nenek korban cari cucunya.

Pria berinisal IK (25) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) nyaris diamuk warga karena diduga telah melakukan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Indah 6 Kelurahan Pannampu Kecamata Tallo Kota Makassar, Senin (13/11/2023) Pukul 15.40 Wita

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Wahiduddin membenarkan peristiwa tersebut dan mengatakan korban berinial MS. 

Kejadian tersebut terungkap saat nenek korban coba mencari cucunya.

ILUSTRASI - Diduga cabuli anak umur 5 tahun, pria di Makassar nyaris diamuk warga (ISTIMEWA)

Baca juga: AKHIRNYA Guru di Lubuklinggau yang Ajak Siswa Berbuat Cabul Ditangkap Polisi, Sempat Ditusuk Pelaku

"Korbannya MS berusia 5 tahun," ucap Wahiduddin dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Senin malam.

Kronologis kejadian, kata Wahid, pada pukul 15.30 Wita nenek korban bernama Dg Summi mencari cucunya karena belum pulang ke rumah.

Dia kemudian bertanya kepada tetangganya bernama Ayu, namun Ayu mengaku tidak melihatnya dan hanya mengatakan mungkin di rumah pelaku IK.

"Pukul 17.00 Wita massa baik dari keluarga korban mengepung rumah terduga pelaku. Sementara IK bersembunyi di dalam rumahnya," tuturnya.

Beruntung polisi yang mendapatkan laporan terkait insiden tersebut langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) dan berhasil mengamankan terduga pelaku dari amukan massa yang emosi.

Sementara korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum dan pelaku telah diamankan di Unit PPA Mapolrestabes guna penyelidikan lebih lanjut.

(*)

(iwn)

Artikel diolah dari TribunJateng.com

Penulis: iwan Arifianto