Berita Viral

NIAT Ibadah Umrah, Jemaah Asal Jember Terlantar di Tanah Suci, Pulang Indonesia Pakai Biaya Sendiri

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

APES, niat ibadah umrah, jemaah asal Jember malah terlantar di Tanah Suci, pulang ke Indonesia pakai biaya sendiri.

TRIBUNSTYLE.COM - APES, niat ibadah umrah, jemaah asal Jember malah terlantar di Tanah Suci, pulang ke Indonesia pakai biaya sendiri.

Sebanyak empat puluhan orang melaporkan agen travel umrah yang telah menelantarkan mereka saat ibadah di Tanah Suci.

Akibar laporan tersebut, polisi mulai menyelidiki kasus dugaan penelantaran puluhan jamaah umroh Jember di Arab Saudi, yang dilakukan oleh agen travel dari PT. Z.

Aparat penegak Hukum (APH) kini telah memeriksa delapan agen yang bernaung di Perusahaan jasa travel tersebut, untuk dimintai keterangan.

Kasatreskrim Polres Jember AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz mengatakan pemeriksaan ini, untuk menindak dugaan penipuan terhadap puluhan jamaah umroh. 

Jamaah Umroh Jember yang terlantar di Arab Saudi lapor polisi

Baca juga: TERUNGKAP Motif Pembunuhan IRT di Pasuruan: Berangkat Umrah Bisa, Tapi Bayar Utang Gak Bisa

"Hari ini penyidik memeriksa agen-agen. Kurang lebih ada sekitar 8 agen," ujarnya, Sabtu (11/11/2023).

Menurutnya, pengungkapan kasus ini dilakukan oleh tim khusus yang beranggotakan tujuh orang penyidik.

Sebab perkara tersebut telah menjadi sorotan publik, karena jumlah korbannya mencapai puluhan orang.

"Saya bentuk tim supaya cepat terbagi tugasnya masing-masing. Kami serius, karena jumlah korbannya mencapai 43 orang," tutur Abid.

Hasil pemeriksaan sementara, kata Abid, ditemukan ada unsur tindak pidana penipuan tiket pesawat. Bahkan, diduga pembeliannya melalui sistem tembak.

"Tidak disediakan dari awal, tapi masih mencari-cari yang ada promosi. Ketika terkendala tiket kondisi terdesak diakali oleh agen beli saat itu. Bahkan ada jamaah yang terpaksa beli sendiri," tuturnya. 

Lebih lanjut, kata dia, penipuan tersebut juga menyangkut sarana penginapan, kendaraan, dan makanan yang harusnya disediakan oleh agensi sesuai kontrak perjalanan umroh dengan jamaah. 

Namun, kata Abid, justru para jamaah harus membayar lagi sebesar Rp36 juta ke travel Z, agar bisa memperoleh penginapan dan makanan saat di Arab Saudi.

"Masih kita dalam lagi, karena keterangan yang kami peroleh saat di sana (Arab Saudi) tidak langsung tersedia hotel dan konsumsi untuk para jamaah umroh," ulas lulusan Akpol tahun 2015 itu. 

Informasi yang terhimpun dari seorang jamaah wanita asal Jember mengatakan, berdasarkan kontrak perjalanan rombongan itu diterbangkan dari Bandara Juanda.

Halaman
12