Saya sangat kecewa, sangat kecewa, terluka," kata Massimo.
Sambil berbicara, Massimo menunjukkan gambar Cristina bersama kekasihnya sebagai bukti.
Setelah itu Massimo pun mengumumkan pembatalan pernikahannya dengan Cristina.
Namun, alih-alih bersikap marah, dia berharap keduanya berpisah secara damai.
Ia pun mendoakan Cristina bahagia dengan pilihan yang diambilnya.
Tindakan Massimo mengejutkan seluruh tamu pada hari itu.
Suasana pernikahan berubah menjadi sunyi senyap, muram, dan Cristina merasa malu serta tidak tahu harus menyembunyikan wajahnya di mana.
Baca juga: Wanita Berbulan-bulan Tak Pulang, Ternyata Selingkuh dengan Guru Anaknya, Kepergok Pelukan di Lift!
Masalahnya tidak berhenti di situ.
Setelah upacara, Cristina tiba-tiba mengajukan gugatan terhadap Mr. Massimo, menuduh bahwa dia telah melakukan "tindakan kekerasan psikologis" dan "balas dendam yang direncanakan dengan cermat", dengan sengaja mempermalukannya di depan banyak orang.
Cristina mengatakan dia menerima banyak kritik, bahkan ancaman pembunuhan, setelah pidato Massimo.
Claudio Strata, pengacara Cristina, menuduh bahwa Massimo sengaja mencemarkan nama baik Cristina, menyebabkan dia menderita serangan hebat di media sosial dan opini publik Italia.
(TribunStyle/ Amr)
Baca artikel lainnya terkait berita viral