Bagaimana mereka bertahan hidup?
Dilansir dari DailyMail pada Sabtu (10/6/2023) mereka adalah kakak beradik, Lesly, 13 tahun, Soleiny, 9 tahun, Tien Noriel, 4 tahun, dan bayi 12 bulan Cristin.
Mereka dikabarkan terjatuh dan selamat dari kecelakaan pesawat ringan Cessna pada 1 Mei lalu, ketika pesawat diyakini gagal mesin.
Kecelakaan itu menewaskan sang ibu dari anak-anak yang selamat tersebut, dia bernama Magdalena Mucutui Valencia.
Selain sang ibu, termasuk pilot dan pemimpin adat disebut tewas di tempat.
Baca juga: MIRIS Bocah di Bone Terasingkan saat Wisuda TK, Orangtua Tak Mampu Bayar Toga, Duduk Jauh dari Teman
Pada awal kecelakaan, anak-anak kecil ini disebut tak ditemukan di sekitar bangkai pesawat.
Dilaporkan oleh militer Kolombia, hilangnya 4 bocah ini membuat para petugas melakukan operasi pencarian besar-besaran di hutan lokal bagian tenggara Kolombia tersebut.
Bocah dan penumpang pesawat disebut berasal dari kelompok Pribumi Uitoto.
Saat ditemukan, 4 anak ini dikatakan mengalami dehidrasi berat dan digigit oleh serangga, tetapi kondisi mereka baik, lapor BNO News.
Kakek dari anak-anak yang hilang tersebut mengatakan kepada Noticias Caracol bahwa dia sangat berterima kasih kepada para tentara.
Sang kakek bersyukur karena telah dibantu untuk menemukan mereka yang masih kecil-kecil itu.
Nenek mereka menambahkan:
'Saya tidak pernah kehilangan harapan, saya selalu mendukung pencarian."
"Saya merasa sangat senang, saya berterima kasih kepada Presiden (Kolombia) Petro dan 'orang-orang sebangsa' saya yang melewati begitu banyak kesulitan.'
Presiden Kolombia Gustavo Petro juga berbagi kabar baik di Twitter.