Sebab menurut netizen tersebut, mau tak mau sebagian orang akan berpikir seperti Gitasav.
"Bagi sebagian org. apa yg melekat di kepala mb gita juga simbol pemaksaan loh," komentar @heriher***.
Alih-alih membela diri, Gitasav justru tak menyanggah pendapat dari netizen tersebut.
"Ya, Anda benar sekali. Makanya gw salut banget dgn perempuan di Iran yang berani protest berbulan-bulan melawan pemerintah mereka," balas Gitasav.
Gita Savitri sempat menyinggung banyaknya kasus kematian wanita karena melahirkan
Gita Savitri Devi seringkali mengeluarkan statement yang kontroversial.
Pasca heboh mengenai statement-nya tentang childfree atau keputusan tidak memiliki anak, kini Gitasav kembali bikin ramai.
Dia kembali menyinggung susahnya menjadi seorang ibu jika kelak memiliki anak.
Baca juga: Gitasav Dihujat Netizen karena Childfree, Artika Sari Devi Singgung Background: Belive yang Beda
Gitasav mempunyai pandangan apabila menjadi ibu adalah hal yang melelahkan.
Hal itu diungkap Gitasav lewat InstaStory-nya.
Di sana, Gitasav membagikan sebuah artikel yang berjudul 'Setiap 2 menit, satu perempuan meninggal akibat kehamilan atau persalinan'.
Dari artikel tersebut, dia kemudian memaparkan mengenai sudut pandangnya terkait menjadi seorang wanita.
"Jadi perempuan itu berasanya di-brainwash (di cuci otak) bahwa dia belum sah jadi perempuan kalau gak hamil, melahirkan dan punya anak." curhatan Gitasav mengawali, dilansir Tribunstyle.com pada Rabu, 8 Maret 2023.
Menurutnya, dia merasa jika menjadi ibu akan membuatnya memikul tanggung jawab yang berat, apalagi soal masa depan anak.
Baca juga: Lu Pikir Kayak Laki Lu Gita Savitri Emosi, Suami Dituding Mandul & Disarankan Poligami Warganet
"Pas anaknya lahir, dia diekspektasikan utk jadi primary caregiver,