Berita Viral

Pria Ajak Boneka Pemuas Nafsu Bertemu Ibunya, Terungkap Trauma di Masa Lalu, Begini Reaksi Pasangan

Penulis: Dika Pradana
Editor: Dhimas Yanuar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang pria mengaku lebih bernafsu dengan boneka seksnya dibanding kekasihnya.

Rod menyayangi boneka-bonekanya.

Baca juga: Cara Ganteng, Rutin Pakai Face Mist, Seketika Kulit Wajah Makin Sehat dan Segar Seperti Sabda Ahessa

Boneka seks milik Rod. (Dailystar)

Bahkan saking sayangnya, Rod turut memandikan mereka dan membelikan mereka pakaian.

Tak lupa Rod juga mendandani mereka serta mengambil foto mereka.

Dia mengklaim bahwa hubungannya dengan boneka-bonekanya benar-benar telah meningkatkan keterampilan orang-orangnya dan memungkinkan dia untuk mendapatkan lebih banyak teman.

Sementara itu, di Indonesia sempat booming 'boneka arwah'.

Bahkan sejumlah figur publik ramai-ramai memilikinya.

Trend Boneka Arwah

Dikutip dari Kompas.com, fenomena spirit doll atau boneka arwah tengah ramai diperbincangkan di tengah masyarakat.

Hal ini tidak lepas dari sejumlah artis yang mengaku merawat spirit doll layaknya manusia atau anak sendiri.

Di antaranya yakni Ivan Gunawan, Celine Evangelista, Ruben Onsu, Soimah, hingga Furi Harun.

Ramai artis-artis yang memiliki spirit doll dalam waktu bersamaan ini menimbulkan pertanyaan bagi publik, apakah hanya tren semata atau memang ada tujuan lain.

Lucinta Luna pernah mengoleksi boneka arwah (Kolase Instagram Lucinta Luna , YouTube Populer Seleb)

Dikutip dari Kompas.com, pemerhati budaya Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Drs Tundjung Wahadi Sutirto, M.Si menjelaskan mengenai fenomena budaya arwah di Indonesia.

Menurut Tundjung, fenomena boneka arwah di Indonesia bukanlah sesuatu yang baru. Sebab, sudah sejak lama masyarakat Nusantara mempercayai boneka arwah.

Tundjung menuturkan, keberadaan spirit doll di tengah masyarakat ini tidak lepas dari perkembangan animisme dan dinamisme di masa lampau.

Dalam berbagai khazanah dan pustaka sejarah, disebutkan bahwa sejak zaman Mesolitikum sudah muncul kepercayaan terhadap kekuatan roh. Zaman pun berkembang.

Halaman
1234