TRIBUNSTYLE.COM - Sejak video ngamuknya di media sosial viral, sosok Jasmine Laticia atau biasa disapa Jeje Slebew hingga kini masih menjadi sorotan publik.
Sebelumnya, remaja yang menadi ikon Citayam Fashion Week itu disorot karena dirinya kepergok ngamuk saat berada di antara kerumunan masyarakat.
Dalam video yang kini viral di media sosial itu, Jeje tampak berjalan dan dijaga oleh beberapa pria untuk menembus kerumunan di daerah Dukuh Atas yang kini ramai disebut sebagai Citayam Fashion Week.
Diduga masyarakat yang tengah berkerumun itu sedang berebutan untuk foto bareng dengan Jeje.
Bukannya melayani foto bareng, Jeje justru terlihat ngamuk karena kesulitan lewat di antara kerumunan orang.
Baca juga: Takut Nasibnya Tak Berubah, Jeje Slebew Minta Maaf Setelah Ngamuk di CFW : Aku Banyak Salah
Baca juga: Nasihat Bonge untuk Jeje yang Ngamuk di Citayam Fashion Week, Ingat Pesan Mama: Nggak Boleh Sombong
Hingga akhirnya, tak sedikit warganet menyebut jika Jeje kini berubah menjadi sombong setelah menjadi 'artis' Citayam Fashion Week.
Tak selang beberapa lama setelah kejadian itu, kini Jeje kembali disorot.
Setelah sebelumnya terlihat dikawal karena banyaknya penggemar yang ingin foto, kini beredar video Jeje berjalan mondar-mandir seorang diri di kawasan dukuh atas.
Jeje terlihat mulai kesepian lantaran tak ada lagi remaja yang datang ke kawasan tersebut.
Kawasan sekitaran dukuh atas yang biasanya digunakan sebagai ajang Citayam Fashion Week nampak lebih sepi dari biasanya sejak ditutup sementara oleh pemerintah.
Seperti yag terlihat dalam unggahan video di akun Instagram @jakarta.keras pada Jumat (29/07/2022).
Dengan kepala tertunduk dan wajah yang murung, nampak Jeje berjalan sendirian di kawasan tersebut.
Ia terlihat tidak lagi dikawal oleh orang-orang yang mengamankannya.
Terlihat juga kawasan dukuh atas dan sekitarnya mulai sepi dan tidak ada lagi kerumunan anak-anak muda dengan penampilan bak model.
Sebelumnya, Citayam Fashion Week sempat ditutup lantaran menimbulkan kemacetan dan dianggap mengganggu sejumlah pengguna jalan.