Merujuk pada kalender Hijriyah, maka puasa Ayyamul Bidh bulan ini jatuh pada tanggal 14 dan 15 Juli 2022.
Puasa Senin-Kamis
Pelaksanaan puasa sunnah Senin-Kamis juga masih dapat dilakukan di bulan Dzulhijjah 1443 Hijriah.
Di luar puasa sunnah Dzulhijjah yang lain dan hari tasyrik, berikut adalah jadwal puasa sunnah Senin-Kamis.
Puasa sunnah Senin dapat dilakukan pada tanggal 19 dan 26 Juli 2022 atau dalam kalender Hijriah, yakni tanggal 19 dan 26 Dzulhijjah 1443 Hijriah.
Puasa sunnah Kamis dapat dilakukan pada tanggal 22 dan 29 Juli 2022 atau dalam kalender Hijriah, yakni tanggal 22 dan 29 Dzulhijjah 1443 Hijriah.
Idul Adha 2022 versi Muhammadiyah
Sementara itu, ormas Muhammadiyah menetapkan Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha berdasarkan Hisab Hakiki Wujudul Hilal.
"Muhammadiyah telah menetapkan 1 Zulhijah 1443 H bertepatan dengan tanggal 30 Juni 2022," ujar Sekretaris Jenderal PP Muhammadiyah, Abdul Mu'thi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (28/6/2022).
"Berdasarkan keputusan tersebut Idul Adha (10 Zulhijah 1443 H) akan jatuh pada hari Sabtu tanggal 9 Juli 2022," lanjut dia.
Abdul juga menjelaskan bahwa Hari Arafah atau 9 Zulhijah jatuh pada Jumat, 8 Juli 2022 Masehi.
Hal ini menyebabkan jadwal puasa Dzulhijjah dan Ayyamul Bidh, serta hari tasyrik akan berbeda sehari dari keputusan pemerintah.
Baca juga: Bacaan Doa Sesudah Sholat Subuh, Lengkap Tulisan Arab, Latin dan Arti, Dekatkan Diri Pada Allah SWT
Baca juga: Bacaan Dzikir Malam Sebelum Tidur Sesuai Tuntunan Nabi SAW, Lengkap Tulisan Arab Latin dan Arti
Imbauan MUI dalam menyikapi perbedaan
Terkait penetapan awal Dzulhijjah, MUI mengatakan bahwa perbedaan jatuhnya waktu Idul Adha versi pemerintah dan Muhammadiyah merupakan hal biasa.