TRIBUNSTYLE.COM - Puasa Ramadan sudah berjalan dua pekan, tentunya semua harus dipersiapkan salah satunya mudik lebaran.
Sudah dua kali lebaran, masyarakat tidak mudik karna adaya virus covid-19.
Sehingga untuk tahun ini, hampir masyarakat yang berada di Ibu Kota atau pun di luar negeri, bakalan melakukan mudik.
Seiring pemerintah mengizinkan mudik Lebaran 2022 perdana pasca pandemi Covid-19, tentu masyarakat berbondong-bondong memanfaatkan kesempatan ini.
Belum lagi pemerintah juga menghapus aturan PCR dan antigen bagi calon penumpang yang telah melakukan vaksin booster.
Baca juga: Pesan Tiket Kereta Api Melalui Online di KAI Access Maupun Loket Offline Buat Mudik Lebaran 2022
Tentunya ada banyak hal yang harus diantisipasi sebelum mudik Lebaran 2022, seperti lonjakan arus mudik, protokol kesehatan, dan kelayakan angkutan.
Badan Litbang Perhubungan (Balitbanghub) telah melakukan survei terkait puncak arus mudik Lebaran 2022 untuk pengguna kendaraan pribadi, baik mobil maupun motor.
Tercatat ada lebih dari 40 juta orang memilih menggunakan kendaraan pribadi dari total 79,4 juta orang yang diprediksi akan mudik tahun ini.
Sedangkan kendaraan umum yang banyak digunakan selain kendaraan pribadi adalah:
- Angkutan jalan seperti bus dan penyeberangan sebanyak 26,7 juta orang
- Pesawat 8,9 juta orang
- Kereta Api 8,2 juta orang
- Kapal 1,4 juta orang
- dan Angkutan lain-lain 0,1 juta orang
"Dari 79,4 juta orang yang diprediksi mudik, sebanyak 13 juta orang berasal dari Jabodetabek," jelas Budi, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (9/4/2022).