Terjun ke Dunia Hiburan, Anak Sultan Djorghi Syok Dihujat, Ogah Laporkan Haters, Alasannya Mulia

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aquene Djorghi syok saat menuai hujatan dari warganet.

TRIBUNSTYLE.COM - Aquene Djorghi putri dari pasangan Sultan Djorghi dan Annisa Trihapsari kini memilih untuk mengikuti jejak kedua orangtuanya untuk terjun ke dunia hiburan.

Aquene diketahui tengah menekuni profesinya sebagai artis sinetron saat ini.

Namun sayangnya sejak awal kemunculannya sampai saat ini, Aquene tak jarang dapatkan komentar kebencian dari para haters.

Aquene sendiri mulanya kaget saat dirinya menuai hujatan, bahkan wanita cantik itu diketahui sempat nangis karena terus menuai hujatan.

Baca juga: Rezekinya Melorot Sampai Saldo ATM Tersisa Rp 5000, Sultan Djorghi Rela Lakoni Peran jadi Figuran

Baca juga: Cerita Pahit Sultan Djorghi, Jadi Pengangguran 2 Tahun, Pontang-Panting Cari Kerja Demi Keluarga

Aquene putri Sultan Djorghi syok saat menuai hujatan dari warganet. (TribunStyle.com/kolase)

"Awalnya kaget, sampai nangis, namun semakin ke sini semakin terbiasa," ujar Aquene dikutip TribunStyle.com dari kanal YouTube INFOLINE ID, Selasa, 5 April 2022.

Nasib Aquene yang dibully haters rupanya diketahui oleh Sultan Djorgi.

Sebagai seorang ayah, tentu saja dia tak ingin tinggal diam begitu saja.

Dia bahkan sudah sempat berniat untuk menyeret haters putrinya ke ranah hukum.

Namun niat tersebut ternyata batal dan diurungkannya karena permintaan dari Aquene.

“Awalnya saya mau sempat melaporkan, hanya saya tanya anaknya (Aquene),” kata Sultan Djorghi.

Bukan tanpa alasan, Aquene sengaja melarang sang ayah melaporkan haters ke polisi.

Dia tak ingin awal kariernya diwarnai dengan kehebohan.

Dia mengaku ingin dikenal lewat sebuah prestasi bukan karena sebuah kasus.

“Anaknya jawab, ‘aku tidak mau dikenal karena viral yang begitu’. Dia mau dikenal karena prestasinya, aktingnya. Semuanya,” ungkap Sultan Djorghi.

Hingga akhirnya, Sultan Djorghi akhirnya menuruti permintaan sang putri dan mengurungkan niatnya melapor polisi.

Halaman
123