Kematian Ameer Jadi Pengingat, Henny Rahman Ungkap Pesan dari Alvin Faiz: Bener-bener Ketampar

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Henny Rahman jadikan kepergian sang adik ipar, Ameer Azzikra sebagai pengingat

TRIBUNSTYLE.COM - Henny Rahman mengenang kembali sosok adik iparnya, Ameer Azzikra. Ia menyebut meninggalnya adik Alvin Faiz itu seperti tamparan untuk dirinya.

Kepergian Ameer Azzikra memang meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat.

Putra kedua mendiang ustaz Arifin Ilham itu menghembuskan napas terakhirnya pada Senin, 29 November 2021.

Ameer Azzikra meninggal di usia yang masih muda yakni 20 tahun.

Sebelum berpulang, suami Nadzira Shafa tersebut sempat dirawat di rumah sakit.

Belakangan diketahui Ameer menderita infeksi di bagian liver dan paru-paru.

Baca juga: Jaga Mama Pesan Terakhir Ameer Azzikra untuk Alvin Faiz, Suami Henny Rahman Teteskan Air Mata

Baca juga: Rindukan Ameer Azzikra, Nadzira Shafa Cari Jaket Peninggalan Suami: Langsung Aku Peluk-pelukin

Putra kedua mendiang ustaz Arifin Ilham, Ameer Azzikra meninggal (Instagram @ameer_azzikra)

Ameer pun dimakamkan di Pondok Pesantren Az Zikra Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Henny Rahman mengaku syok mengetahui adik iparnya itu kini telah tiada.

Sambil merepost unggahan Arie Untung terkait makam Ameer, Henny mengungkap rasa kehilangan.

"Dari kemarin nyaksiin langsung.

Shock dan lemes banget karena bener-bener cepet prosesnya.

Ameer yang selama ini terlihat sehat-sehat dan happy terus, dikasih sakit dan meninggalkan kita semua," ungkap Henny seperti dikutip TribunStyle.com dari Instagram, Selasa 30 November 2021.

Di sisi lain, Henny menjadikan kepergian Ameer sebagai pengingat.

Istri Alvin Faiz itu semakin menyadari bahwa umur tiada yang tahu.

Henny Rahman jadikan meninggalnya Ameer Azzikra sebagai pengingat (Instagram @hennyyrahman)

Baca juga: Sebelum Masuk ICU, Ameer Azzikra Sempat Panggil Ustaz Arifin Ilham & Cerita Mimpi Jumpa Rasulullah

Baca juga: Permintaan Maaf Terakhir Ameer Azzikra pada Istri, Suara Terbata, Nadzira: Aku Pikir Bercanda

Halaman
123