Sholat Hajat ini dilaksanakan per Dua Rakaat disertai dengan salam.
Melaksanakan sholat Hajat sama dengan sholat lain diawali dengan niat, takbir hingga salam tasyahud akhir.
Untuk pelaksanannya diutamakan di tengah malam atau sepertiga malam sama dengan Sholat Tahajud.
Namun untuk sholat Hajat ini lebih luas untuk pelaksanannya bisa dilaksanakan kapan saja selain di waktu-waktu yang dilarang untuk mendirikan sholat.
Baca juga: Tata Cara Sholat Taubat Nasuha, Lengkap Doa Mohon Ampunan, Disertai Tulisan Latin, Arab & Artinya
Baca juga: Doa Agar Istri Cepat Hamil Diamalkan Para Nabi, Disegerakan Allah Miliki Momongan, Usaha & Tawakal
Tata Cara Sholat Hajat dan Doa Arab beserta Artinya
1. Bacaan niat sholat hajat
Dalam video YouTube Taman Surga TV berjudul Apakah Niat Dalam sholat Harus Dilafadzkan? ustaz Adi Hidayat menjelaskan tentang pelafadzan niat sholat.
Ia menjelaskan jika niat adalah amalan wajib yang harus dilakukan agar suatu perbuatan bisa dimasukkan kedalam kategori ibadah.
"Kata Imam As Syafii, niat (sholat) itu dihadirkan dalam hati bersamaan dengan takbir, Anda mengangkat tangan Anda begini lisan mengucapkan 'Allahuakbar' dalam hati Anda tunjukkan 'Saya berniat sholat duhur'." jelasnya.
Niat dilantunkan dalam bahasa Indonesia atau bahasa asli penutur dalam hati.
Tak ada tuntunan atau contoh dari Nabi tentang pelafadzan niat dalam sholat, meski Nabi melakukan pelafadzan niat saat umroh dan haji.
Pelafadzan niat dalam sholat dilakukan dalam kondisi tertentu.
Semisal agar sesorang yang sedang dalam keadaan waswas dapat fokus beribadah.
Namun kondisi ini hanya dilakukan saat was-was yang luar biasa.
Di sisi lain, penggunaan niat dalam bahasa Arab terjadi lantaran nabi dan sahabat menggunakan bahasa tersebut sebagai bahasa asli mereka.