Reporter: Joni Irwan Setiawan
TRIBUNSTYLE.COM - Tamara Bleszynski akan bagi-bagi sembako selama 3 hari berturut-turut, ia siap dipenjara jika aksinya itu menimbulkan kerumunan.
Pemerintah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat guna mencegah menyebaran virus corona.
Selama PPKM darurat, sejumlah pembatasan kegiatan masyarakat diperketat, mulai dari bekerja dari rumah untuk sektor nonesensial, beribadah di rumah, hingga belajar secara online.
PPKM darurat yang diperpanjang hingga akhir Juli 2021 ini berdampak pada roda ekonomi masyarakat kecil.
Tak sedikit masyarakat kecil mengeluh karena adanya PPKM ini.
Pasalnya, dengan adanya PPKM ini aktivitas mereka terganggu hingga susah untuk mencari pundi-pundi uang.
Baca juga: Dicibir Gegara Baju Renang, Tamara Bleszynski Semprot Hater: Unfollow atau Selesaikan Secara Hukum?
Baca juga: Selama Ini Selalu Jadi Pertanyaan, Tamara Bleszynski Akhirnya Buka Suara soal Agamanya Saat Ini
Mengetahui hal itu, aktris cantik Tamara Bleszynski pun akhirnya turun tangan.
Wanita berdarah Polandia itu bahkan mengaku rela dipenjara demi membantu sesama.
Ya, dalam unggahan di Instagram-nya, Tamara Bleszynski berencana untuk bagi-bagi sembako karena ingin berbagi dengan sesama.
Wanita 46 tahun itu mengungkapkan bahwasanya kesempatan hidup di dunia hanya sekali.
Maka dari itu ia harus mempergunakan kesempatan itu untuk menebar kabaikan.
“Aku rela dipenjara karena menyebar atau berbagi pangan, hidup cuma sekali,” tulis Tamara Bleszynski dikutip Tribun Style, Minggu, 18 Juli 2021.
Lebih lanjut, Tamara mengungkapkan bahwasanya ia akan membagikan sembako selama tiga hari dimulai dari 19 Juli 2021.
Tamara sadar betul bila aksinya ini bisa menimbulkan kerumunan, padahal itu dilarang.