Dalam bahasa Arab, 'tarwiyah' berarti 'proses berpikir'.
Pada hari itu, Nabi Ibrahim merenung soal mimpinya menerima perintah Allah SWT untuk menyembelih putranya sendiri, Ismail.
Sementara itu, hari Arafah juga ada kaitannya dengan riwayat pensyariatan kurban.
Pada hari ini, Nabi Ibrahim AS memahami makna mimpinya sebagai wahyu dari Allah SWT.
Adapun kata 'Arafa' dalam bahasa Arab artinya mengetahui.
Keistimewaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Meskipun hukumnya sunnah, puasa Tarwiyah dan Arafah memiliki keutamaan tersendiri.
Seperti dilansir dari laman resmi Kemenag, puasa Tarwiyah memiliki keutamaan bisa menghapus dosa-dosa di tahun sebelumnya.
Kemudian, khusus untuk puasa Arafah, fadhillahnya adalah mendatangkan kemuliaan bagi yang menjalankannya, antara lain sebagai berikut.
1. Allah akan memberi keberkahan pada kehidupannya.
2. Bertambah harta.
3. Dijamin kehidupan rumah tangganya.
4. Dibersihkan dirinya dari segala dosa dan kesalahan yang telah lalu.
5. Dilipatgandakan amal dan ibadahnya.
6. Dimudahkan kematiannya.