Reporter: Putri Asti
TRIBUNSTYLE.COM - Berdzikir dan membaca Alquran menjadi salah satu ibadah yang baik dilakukan guna meraih pahala dari Allah SWT.
Saat seorang wanita sedang haid atau menstruasi, tak serta merta mampu menghalangi ibadah kepada Allah SWT.
Meski sedang haid, segala kebaikan memuji Allah dan Rasulullah tetap bisa dilakukan.
Islam tidak melarang umatnya untuk beribadah, selama tidak melanggar aturan.
Karena setiap manusia dituntut untuk menjalankan ibadah selama hayat masih dikandung badan.
Baca juga: 4 Tanda Rumah Seorang Muslim Didatangi Malaikat, Termasuk Penghuni Rajin Berdzikir dan Bersedekah
Baca juga: 5 Keutamaan Berdzikir Laa Ilaaha Illaallah: Jaminan Masuk Surga hingga Perlindung dari Api Neraka
Demikian pula wanita haid, dia tidak dilarang untuk melakukan semua bentuk ibadah.
Hanya ada ibadah tertentu yang dilarang ketika haid.
Berikut amalan-amalan wanita ketika haid:
Ketika mengikuti haji wada’ Aisyah mengalami haid.
Diapun menangis karena takut tidak bisa melakukan manasik haji.
Melihat istrinya menangis, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menghiburnya dan memberikan panduan kepadanya,
فَافْعَلِى مَا يَفْعَلُ الْحَاجُّ ، غَيْرَ أَنْ لاَ تَطُوفِى بِالْبَيْتِ حَتَّى تَطْهُرِى
“Lakukanlah segala sesuatu yang dilakukan orang yang berhaji selain dari melakukan thawaf di Ka’bah hingga engkau suci.” (HR. Bukhari no. 305 dan Muslim no. 1211)
Dalam Fatawa Syabakah Islamiyah dinyatakan,