KISAH Pria Idap HIV, Disumpahi Guru SMP Jadi Sampah Masyarakat, Kini Sukses Lulus Kuliah S2 di Eropa

Editor: Monalisa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kisah Alfaz idap HIV disumpahi guru, kini sukses lulus S2 di Eropa

Awalnya ia masih berusaha berpikiran positif dan sama sekali tidak berpikir akan ada hubungannya dengan HIV.

Namun setelah dirujuk ke salah satu puskesmas di Jogja dan melakukan tes darah, hasilnya menunjukkan Alfaz positif HIV.

"Aku masih berusaha berpikiran positif kalau enggak ada hubungannya dengan HIV.

Sampai aku dirujuk ke salah satu puskesmas di Kota Jogja."

"Itu udah mulai curiga, karena pas aku bawa surat pengantar dari PMI aku langsung diarahkan ke salah satu dokter.

Baca juga: INGAT Bocah Viral Dibuang Ibu dengan Tubuh Penuh Luka? Kini Jadi Anak Kapolres, Ganteng & Bahagia

Selang 30 menit kemudian setelah aku diambil darah oleh dokter, hasilnya udah bisa ditebak emang aku positif," kata Alfaz kepada Tribunnews.com, Sabtu (17/4/2021).

Mendengar kenyataan tersebut Alfaz hanya bisa menunduk dan memikirkan jika dirinya tidak akan bisa mempunyai keluarga dan anak.

Ia juga merasa mempermalukan keluarga, karena latar belakang keluarganya memang cukup agamis.

Kenyataan bahwa Alfaz mengidap HIV ini bahkan menjadi luka batinnya hingga sekarang.

"Aku cuma bisa nunduk, yang pertama aku pikirin aku pasti enggak bisa punya keluarga, punya anak.

Yang utama selain itu bakal malu-maluin keluarga aku, karena keluarga aku cukup agamis."

"Aku berasa menjadi positif HIV pada saat itu udah malu banget, azab banget.

Masih kerasa sampe sekarang dan itu jadi luka batin aku sampe sekarang," ungkapnya.

Butuh waktu hampir dua tahun untuk Alfaz bisa menerima keadaannya yang positif HIV.

Potret masa lalu Alfaz (TikTok @scotchandsoba)

Namun lama-kelamaan Alfaz mulai bisa menerima keadaan tersebut.

Halaman
1234