Ramadhan 2021

Ramadhan 2021, Salat Tarawih di Masjid Boleh dengan Batasan, tapi Tidak untuk Zona Merah & Oranye

Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Delta Lidina Putri
Ilustrasi salat berjamaah di masjid selama pandemi.

Selain itu, kegiatan pengajian, ceramah dan sebagainya juga dibatasi waktunya, dengan paling lama durasi waktu 15 menit.

Pengurus dan pengelola masjid diminta memastikan penerapan protokol kesehatan, seperti melakukan disinfeksi secara teratur, menyediakan sarana cuci tangan di pintu masuk masjid atau musala, menggunakan masker, hingga menjaga jarak aman.

Namun, hal itu hanya berlaku untuk wilayah dengan zona hijau dan kuning.

Untuk wilayah dengan zona merah dan oranye, tetap tidak diizinkan melakukan kegiatan ibadah di masjid.

"Menteri Agama sudah menerbitkan edaran panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H.

Namun, edaran itu tidak berlaku untuk daerah yang masuk zona merah dan oranye berdasarkan ketetapan Satgas Covid setempat," tegas Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, Jumat (9/4/2021), dikutip dari laman resmi Kemenag.go.id.

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin. (Kemenag.go.id)

Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 telah menetapkan beberapa kriteria wilayah berdasarkan risiko penyebaran virus.

Ada empat kriteria wilayah, yaitu zona hijau (tidak terdampak), zona kuning (risiko rendah), zona oranye (risiko sedang), dan zona merah (risiko tinggi).

Menag juga telah menerbitkan perubahan panduan ibadah Ramadhan 2021.

Surat Edaran Kemenag Nomor 03 Tahun 2021 telah diubah dan dituangkan dalam SE Nomor 04 Tahun 2021.

Halaman
1234