KISAH Laele Pulang Terapi Dibonceng Istri, Bom Katedral Makassar Meledak, Motor Oleng: Ngeri Sekali

Editor: Monalisa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laele dan istri selamat dari ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar

Pas lewat Jl Kartini, karena ada mobil dan banyak orang, saya bilang pelan-pelan.

Baru bicara langsung meledak."

Dia mengaku trauma dan kaget bukan kepalang.

Dia mengaku mendengar ledakan besar diikuti api dan asap.

Motornya oleng lalu dia dan istrinya lihat tubuh manusia berserakan seperti rambut di trotoar jalan.

"Ngeri sekali Pak.

Seumur hidup baru saya lihat begitu," ujarnya terbata-bata via telepon.

Baca juga: Dentuman Misterius di Bali Diduga dari Asteroid, LAPAN Jelaskan Terciptanya Suara Ledakannya

Pasalnya saat itu lalu lintas relatif sepi dan tak banyak kendaraan.

Laele, sendiri adalah Penyuluh Agama Islam Non-PNS Kecamatan Mamajang.

Saat dikonfirmasi Tribun, sekitar pukul 12.13 Wita, dia baru menunaikan salat lohor di rumahnya.

"Alhamdulillah saya dan istri selamat Pak," ujarnya dengan nada bicara yang masih gagap dan nafas tersengal.

Laporan dari polisi yang diterima Tribun, Sekitar pukul 10.20 wita, terjadi ledakan bom yang diduga kuat dibawa seseorang pria ke lokasi gerbang.

Satpam Katedral mengaku melihat pelaku, bergegas masuk ke halaman depan Katedral di Pertigaan Jl Kajaolalido- Jl RA Kartini.

Menurut keterangan M Akbar, (23 tahun), Security Master Place, ia berjaga warung depan Gereja Katedral.

Dia sempat melihat kerumunan orang di depan gereja dan tiba - tiba mendengar suara ledakan dan melihat potongan badan berserakan di Jalan.

Halaman
1234