KADUNG Borong tapi Belum Mahir Nyetir, Miliader Tuban Kecelakaan Massal, Mobil Baru Kini Penyok

Editor: Monalisa
Mobil miliader dadakan di Tuban kini penyok, akibat kecelakaan massal belum mahir nyetir

Sehingga begitu ada warga yang mengalami kecelakaan, kita bisa bantu proses pengerjaan (perbaikannya)," ucap Ari.

Terlepas dari insiden kecelakaan akibat banyak miliader dadakan di Tuban yang belum bisa menyetir, Ari tak menampik diler tempatnya bekerja ikut ketiban berkah.

"Kalau di tempat lain turun, kita tertutupi oleh konsumen pembebasan lahan ini.
Kalau dari target total 480, kita bisa mencapai penjualan 500 unit dalam setahun kemarin," tambahnya.

Ia lalu menambahkan, Warga Kecamatan Jenu, Tuban, memiliki varian mobil Toyota favoritnya masing-masing.

Dua di antara mobil Toyota yang banyak dicari adalah Toyota Innova Venturer dan Toyota Rush.

Alasannya karena kebanyakan pembeli mobil ini sudah berkeluarga.

"Mayoritas memang di segmen Innova yang paling banyak," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, banyak warga di sejumlah desa di Tuban 'kaya mendadak' usai tanah mereka dibeli oleh Pertamina sebagai ganti rugi pembangunan kilang minyak GRR.

Kilang minyak tersebut memiliki luas sekitar 1.050 hektare.

Baca juga: RATUSAN Mobil Mewah Berderet Masuk Kampung, Ternyata Warga yang Membelinya, Kades pun Khawatir

Terdiri dari 821 ha lahan darat yang tersebar di Desa Kaliuntu, Wadung, Sumurgeneng, perhutani dan KLHK serta sisanya reklamasi laut.

Halaman
1234