Syekh Ali Jaber Meninggal

Tak Kuasa Tahan Tangis Dengar Syekh Ali Jaber Meninggal, Ustaz Yusuf Mansur: Kehilangan Ahlul Quran

Penulis: Nafis Abdulhakim
Editor: Suli Hanna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ustaz Yusuf Mansur tak kuasa bendung air mata saat dengar kabar meninggalnya Syekh Ali Jaber, Senin (14/1/2021)

Kondisinya pun Semakin Membaik, tim medis menyampaikan apa adanya, bahwa perkembangannya cukup bagus dan terus menunjukan peningkatan.

Namun, Syekh Ali masih harus tetap istirahat total secara terkontrol dan terukur, demi memperbaiki dan

memulihkan kembali beberapa gangguan jasmani yang terjadi akibat Covid-19.." demikian penjelasan akun @yayasan.syekhalijaber.

Ali Jaber dikenal sebagai pendakwah dan ulama kondang yang sering menghiasi layar kaca Tanah Air.

Dikutip dari berbagai sumber, inilah profil Syekh Ali Jaber selengkapnya.

Syekh Ali Jaber (Tribunnews.com / LENDY RAMADHAN)

Syekh Ali Jaber memiliki nama lengkap Ali Saleh Mohammed Ali Jaber.

Ia diketahui lahir di Madinah pada 3 Shafar 1396 hijriah, bertepatan dengan 3 Februari 1976 masehi.

Syekh Ali Jaber menamatkan studi ibtidaiyah (sekolah dasar) pada 1989 kemudian melanjutkan studi Tsanawiyah (tamat 1992) dan Aliyah (1995).

Semuanya ditamatkan di Madinah.

Dilansir dari artikel “Mengenal Syekh Ali Jaber Lebih Dekat” sebagaimana diunggah syekhalijaber.com, sejak usia 13 tahun dia sudah menjadi imam di sejumlah masjid Madinah.

Anak pertama dari 12 bersaudara itu telah menjadi penghafal Alquran sejak muda.

Ayahnya dikenal sangat keras dalam mendidik agama anak-anaknya.

Ayahnya ingin agar perjuangannya menyiarkan Islam diteruskan oleh Syekh Ali Jaber sebagai anak pertama.

Meski pada awalnya apa yang ia jalani adalah keinginan sang ayah, lama-kelamaan ia menyadari itu sebagai kebutuhannya sendiri.

Pada usia sebelas tahun, ia telah hafal 30 juz Al-Quran.

Halaman
1234