Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Doa Muslim

Doa Masuk dan Keluar Masjid, Berikut 7 Adab yang Diajarkan Rasulullah, Berwudhu Hingga Sholat Sunnah

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Masjid Al-Aqsa di Yerusalem

Abu Umamah radhiyallahu’anhu meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad Saw bersabda,

“Siapapun yang memulai dari rumahnya menuju suatu masjid dengan mengambil wudhu akan mendapat pahala yang setara dengan pahala seseorang yang meninggalkan rumahnya dengan ihram untuk haji.

"Siapapun yang telah mempunyai wudhu kemudian meninggalkan rumahnya menuju masjid untuk salat akan mendapat pahala setara dengan umrah." (HR Muslim)

3. Berjalan dengan tenang dan sopan

Umat muslim endaknya berjalan menuju shalat dengan khusyuk, tenang, dan tentram.

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam melarang umatnya berjalan menuju shalat secara tergesa-gesa walaupun shalat sudah didirikan.

Abu Qatadah radhiallahu’anhu berkata, “Saat kami sedang shalat bersama Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam, tiba-tiba beliau mendengar suara kegaduhan beberapa orang. Sesudah menunaikan shalat beliau mengingatkan,

مَا شَأْنُكُم؟ قَالُوْا: اِسْتَعْجَلْنَا إِلىَ الصَّلاَةِ. فَقَالَ: فَلاَ تَفْعَلُوْا, إِذَا أَتَيْتُمْ إِلَى الصَّلاَةِ فَعَلَيْكُمْ بِاالسَّكِيْنَةِ فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوْا وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوْا

“Apa yang terjadi pada kalian?” Mereka menjawab, “Kami tergesa-gesa menuju shalat.” Rasulullah menegur mereka, “Janganlah kalian lakukan hal itu. Apabila kalian mendatangi shalat maka hendaklah berjalan dengan tenang, dan rakaat yang kalian dapatkan shalatlah dan rakaat yang terlewat sempurnakanlah”

4. Membaca doa dari rumah dan doa masuk masjid

Hendaklah orang yang keluar dari rumahnya membaca doa,

بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ

“Dengan menyebut nama Allah aku bertawakal kepada-Nya, tidak ada daya dan upaya selain dari Allah semata”

Begitu sampai di masjid, berdoalah terlebih dahulu sebelum masuk ke dalamnya sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah saw semasa hidupnya.

Halaman
1234