5 Bulan Menjabat, Belva Devara CEO Ruangguru Mundur dari Staf Khusus Presiden Joko Widodo

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Belva Devara

TRIBUNSTYLE.COM - Belva Delvara staf khusus milenial Presiden Joko Widodo mengumumkan pengunduran dirinya. Pengunduran tersebut ia umumkanjuga  lewat postingan di Instagram.

Beberapa waktu terakhir kinerja pemerintah terus menjadi sorotan masyarakat.

Terlebih mengenai usaha dalam pencegahan dan penanganan wabah virus corona.

Publik pun banyak menaruh perhatian terhadap para staf khusus milenial yang dinilai kurang menunjukkan kontribusinya.

Di tengah sorotan tajam itu, Belva Devara, staf khusus milenial Presiden Joko Widodo memilih untuk mundur.

Pengunduran diri tersebut telah diajukan oleh Adamas Belva Syah Devara kepada Presiden Joko Widodo pada 15 April 2020.

CEO Ruangguru itu juga mengumumkan pengunduran diri tersebut kepada publik pada Selasa (21/4/2020).

Daftar Gaji Para Pejabat Negara, dari Menteri, Staf Khusus hingga Bos BUMN, Berapa Gaji Ahok?

Bangga Putri Tanjung Jadi Staf Khusus Presiden, Anita Tanjung Beri Pesan Menyentuh untuk Sang Anak

Lewat akun Instagram pribadinya, Belva pun menjelaskan alasannya mundur.

"Surat Terbuka Belva Devara, CEO Ruangguru

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Salam sejahtera untuk kita semua.⁣

Semoga di masa pandemi ini kita diberikan kesehatan dan kekuatan dari Allah yang Maha Penyayang.⁣

Berikut ini saya sampaikan informasi terkait pengunduran diri saya sebagai Staf Khusus Presiden.

Pengunduran diri tersebut telah saya sampaikan dalam bentuk surat kepada Bapak Presiden tertanggal 15 April 2020, dan disampaikan langsung ke Presiden pada tanggal 17 April 2020. ⁣

Seperti yang telah dijelaskan oleh Kementerian Koordinator Perekonomian dan Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja (PMO), proses verifikasi semua mitra Kartu Prakerja sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku, dan tidak ada keterlibatan yang memunculkan konflik kepentingan.

Pemilihan pun dilakukan langsung oleh peserta pemegang Kartu Prakerja.⁣

⁣Namun, saya mengambil keputusan yang berat ini karena saya tidak ingin polemik mengenai asumsi/persepsi publik yang bervariasi tentang posisi saya sebagai Staf Khusus Presiden menjadi berkepanjangan, yang dapat mengakibatkan terpecahnya konsentrasi Bapak Presiden dan seluruh jajaran pemerintahan dalam menghadapi masalah pandemi COVID-19. ⁣

Saya berterima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo yang telah memahami dan menerima pengunduran diri saya.⁣

5 Fakta Angkie Yudistia - Tuna Rungu Berprestasi Jadi Staf Khusus Presiden, Sempat Tak Yakin Menikah

Visi Misi Putri Tanjung Jadi Staf Khusus Presiden, Anak Chairul Tanjung Melangkah ke Istana Demi Ini

Staf Khusus Presiden. (Instagram/putri_tanjung)

Walau singkat, sungguh banyak pengalaman dan pelajaran yang saya dapatkan dari pekerjaan sebagai Stafsus Presiden. Saya merasakan betul bagaimana semangat Bapak Presiden Jokowi dalam membangun bangsa dengan efektif, efisien, dan transparan.

Sehingga di manapun saya berada, di posisi apapun saya bekerja, saya berkomitmen mendukung Presiden dan Pemerintah untuk memajukan NKRI.⁣

Dengan ini, saya juga ingin menjelaskan bahwa saya tidak dapat merespon pertanyaan-pertanyaan media dalam beberapa hari terakhir karena saya ingin fokus dalam menyelesaikan hal ini terlebih dahulu.

Halaman
12