TRIBUNSTYLE.COM - Takut hadapi takdir kematian yang bisa saja datang sewaktu-waktu? Kutipan dari Imam Syafi'i ini patut dijadikan pegangan dalam menjalani hidup. Dirinya juga menyiratkan jika hidup hanya sementara.
Abu Abdullah Muhammad bin Idris asy-Syafi'i al-Muththalibi al-Qurasyi atau yang dikenal dengan Imam Asy-Syafi'i adalah seorang kerabat Rasulullah.
Dilansir dari islam.nu.or.id, Imam Syafi'i lahir pada tahun 150 Hijriah di Kota Gaza, Palestina.
Di usianya yang muda, Imam Syafi'i telah membuat mahakaryanya yakni kitab ar-Risalah.
Kelihaiannya membuat karya di bidang sastra telah membuat nama Imam Syafi'i juga dikenal sebagai imam madzab besar dalam dunia fikih Islam.
Selain itu Imam Syafi'i juga membuat kutipan kata mutiara yang menyiratkan tentang kehidupan manusia.
• 3 Rekomendasi MUI untuk Muslim di Tengah Wabah Virus Corona, Termasuk Merilis Fatwa Terkait Ibadah
• Deretan Video & Foto Kabah di Masjidil Haram Sepi, Pemerintah Arab Saudi Lakukan Sterilisasi
Seperti di dalam agama Islam yang memberi tuntunan pada manusia dari bangun tidur hingga menutup mata.
Kutipan milik Imam Syafi'i menjelaskan tentang bagaimana menjalani hidup dengan sebaik-baiknya.
Berikut TribunStyle.com rangkum 7 kutipan islami dari Imam Syafi'i yang menjadi bahan introspeksi diri jika hidup hanya sementara, diantaranya.
- 5 Kebaikan dunia akhirat
"Kebaikan dunia akhirat terdapat dalam lima hal, yaitu: kekayaan jiwa, tidak menyakiti orang lain, rezeki yang halal, ketakwaan, dan kepercayaan kepada Sang Khalik dalam setiap keadaan.”
Menurut Imam Syafi'i kebaikan dari manusia di dunia akhirat terdiri dari lima bagian.
Lima bagian itu saat ini terasa sulit dijalankan sebagian besar manusia.
Segeralah untuk melaksanakan kebaikan tersebut, agar kelak hidup di dunia dan akhirat terasa lebih mudah.
- Tipu daya duniawi
“Jangan terpesona dengan kehidupanmu di dunia sehingga meninggalkan kehidupan akhirat.”
Seperti diketahui, kutipan kata mutiara ini sangat relevan dengan kehidupan kita saat ini.