TribunStyle lansir dari People, ia menjadi profesor di Universitas Paris-Sorbonne dan Universitas Complutense di Madrid.
Putri Maria Teresa juga dikenal karena pandangannya tentang sosiologi dan hak-hak perempuan.
Semasa hidupnya, Putri Maria Teresa aktif sebagai aktivis, yang membuatnya dijuluki "Putri Merah."
Sebelumnya, publik juga dibuat terkejut dengan kabar yang menyatakan bahwa Pangeran Charles dari Kerajaan Inggris positif terinfeksi corona.
"Pangeran Wales terbukti positif mengidap Coronavirus. Dia telah menunjukkan gejala-gejala ringan tetapi tetap dalam keadaan sehat dan telah bekerja dari rumah selama beberapa hari terakhir seperti biasa." ungkap pihak The Clarence House seperti dikutip dari Fox News.
Sementara itu, seorang juru bicara Istana Buckingham mengatakan bahwa ibu Pangeran Charles, Ratu Elizabeth II, berada dalam kondisi sehat meski putranya dinyatakan positif.
(TribunStyle.com/Tiara Susma)
Sementara itu sebelumnya Pangeran Charles akhirnya buka suara untuk pertama kali setelah dinyatakan positif terjangkit virus corona.
Kabar sedih tersebut pertama kali dinyatakan oleh Clarence House.
Clarence House mengatakan jika Pangeran Charles positif corona setelah melakukan tes bersama National Health Service (NHS) di Aberdeenshire.
Tak diketahui pasti dari mana ayah dari Pangeran William ini terpapar corona.
Namun, beberapa waktu, ia diketahui menghadiri sejumlah acara publik.
Sebelumnya diketahui Pangeran Charles menghadiri pertemuan WaterAid pada tanggal 10 Maret 2020.
Saat itu, hadir pula Pangeran Albert dari Monako yang juga dinyatakan postif corona.
Acara tersebut diadakan oleh Walikota London Wiliam Russell dan komisaris tinggi untuk Australia George Brandis.