Kaget Dengar Kabar Mama Baim Wong Meninggal, Raffi Ahmad & Nagita Sampai Lompat dari Tempat Tidur

Penulis: Indita Kameswari
Editor: Amirul Muttaqin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Keluarga Raffi Ahmad dan Baim Wong

Raffi menceritakan jika saat mendengar kabar duka tersebut sudah pukul 1 dini hari.

Raffi dan Nagita yang saat itu akan istirahat pun kaget saat mendengar kabar tersebut.

Saking kagetnya, pasangan suami istri itu pun langsung melompat dari tempat tidur.

Setelah mendengar kabar tersebut, keduanya langsung bergegas ke rumah sakit tempat ibunda Baim Wong dirawat.

Sesampainya di tempat, Raffi pun menceritakan jika keluarga Baim terlihat sangat tegar menerima kepergian Kartini.

Pasalnya semua keluarga berusaha untuk tegar dengan tidak menangis.

Keluarga Baim Wong pun sudah sangat ikhlas melepas kepergian ibunda tercinta.

Mereka pun mengantar kepergian Kartini dengan berdzikir bersama-sama.

"Innalilahi wainnalilahi rojiun ....

(Instagram/raffinagita1717)

"Tadi jam 1 malem padahal baru aja mau merem istirhat tiba" mendengar kabar Mamanya Baim telah Pergi langsung ak dan gigi lompat dari tempat tidur dan bergegas ke rumah sakit ... sesampainya disana kita Baru liat keluarga sekuat @baimwong dan kelurganya ... MashaaAllah ikhlas yang luar biasa Apalagi Papanya baim dan baim dan juga kaka adiknya baim yang sangat tegar Tidak menangis dan ikhlas semuanya berdzikir selalu untuk kepergian Mama @baimwong ... Semoga Almarhum diterima disisi Allah dan Diampuni segala dosanya daj juga keluarga diberikan kekuatan dan keikhlasan ... Mohon doanya ya teman" ... Jenazah di makamkan di Purwakarta tempat kelahiran almarhum ... husnul khatimah."

Melihat unggahan Raffi Ahmad tersebut, berbagai komentar pun berdatangan.

Tak sedikit netter yang mendoakan kepergian ibunda Baim Wong tersebut.

mumu_jastip, "Innalillahiii... semoga amal ibadah diterima di sisi-Nya.. Aminnn."

heni_115, "Innalillàhiwainnaillahi rojiun, Semoga husnul khotimah.."

yuamitisya, "innalillahi wainnailaihi roji'un,smoga ma2nya om baim husnul kotimah."

Halaman
123