Hal Sepele Inilah yang Picu Emosi Ayah Kandung Tega Bunuh Putrinya & Membuangnya di Gorong-gorong

Editor: Monalisa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Potret BR tersangka pembunuhan DS siswi SMP di Tasikmalaya

Pelaku pun sempat membiarkan jenazah korban tergeletak di rumah kosong tersebut dan melanjutkan bekerja yang lokasinya tak jauh dari TKP pembunuhan.

Seusai pulang kerja, pelaku pun membawa jenazah anaknya tersebut memakai motor ke lokasi gorong-gorong sekolah korban.

"Setelah mengakui anaknya tewas, pelaku langsung membawa jenazah korban ke gorong-gorong sekolahnya sekaligus tempat penemuan mayat korban sebulan lalu," pungkasnya.

Pelaku pembunuhan Delis Sulistina (13) siswi SMPN 6 Tasikmalaya yang tewas di gorong-gorong adalah ayah kandungnya sendiri berhasil ditangkap Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Kamis (27/2/2020). ((KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA))

Diberitakan sebelumnya, kasus ini bermula saat warga Cilembang Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, digegerkan dengan temuan sesosok mayat perempuan tersembunyi di gorong-gorong depan gerbang sekolahnya di SMPN 6 Tasikmalaya, Senin (27/1/2020) sore.

Mayat tersebut saat ditemukan masih berseragam lengkap pakaian pramuka dan berkerudung.

Di jasad samping korban ditemukan tas sekolah berisi identitas serta buku-buku sekolah.

Tim Unit Identifikasi atau Inafis Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengevakuasi jenazah yang tersembunyi tersebut dengan cara membongkar tembok beton saluran drainase tersebut.

Dalam buku-buku di tas berwarna merah muda dekat mayat tersebut tertera nama korban Delis Sulistina, salah satu siswi Kelas VII D SMPN 6 Tasikmalaya. (Kompas.com/ Irwan Nugraha)

Sebagian artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Ilustrasi siswi SMP kolase tulisan tangan DS (SURYAMALANG.COM/kolase Surya/KOMPAS.com)

Gadis SMP Ditemukan Tewas di Gorong-gorong, Terbongkar Catatan Haru di Diary dan Cerita Korban Bully

 Penderitaan DS rupanya tak hanya tidak diberi uang untuk study tour oleh sang ayah.

Siapa sangka gadis remaja ini sebelumnya sudah menyimpan kesedihan yang ia pendam seorang diri.

Semasa hidup DS hanya menuangkan semua isi hatinya lewat catatan di buku diary.

Isi catatan DS

Setelah ditemukan tewas, ibu kandung DS, Wati menunjukkan catatan diary atau buku harian anaknya Senin (3/2/2020) saat ditemui di kediamannya. 

Halaman
1234